5 Fakta Peserta The Voice Indonesia 2019 yang Tega Aniaya Ibu Kandung

Showbiz | Kamis, 27 Februari 2020 14:30
5 Fakta Peserta The Voice Indonesia 2019 yang Tega Aniaya Ibu Kandung

Reporter : Amrikh Palupi

Masih duduk di bangku SMA dan masih 17 tahun.

Dream - Media sosial dikejutkan oleh video kekerasan yang dilakukan seorang anak kepada ibu kandungnya.

Belakangan diketahui bahwa sang anak yang kalap itu ternyata peserta The Voice Indonesia 2019 asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, berinisial T. Dalam video yang viral itu terlihat T tega memukul dan menendang ibu kandungnya.

 T peserta The voice Indonesia 2019© T peserta The voice Indonesia 2019

Foto : Merdeka.com

T akhirnya ditangkap petugas Kepolisian Resor Kupang di rumahnya. Ingin lebih tahu sosok T, berikut beberapa fakta yang dirangkum oleh Dream.

2 dari 10 halaman

1. Baru berusia 17 tahun dan Duduk di Bangku SMA

Pelaku penganiayaan terhadap ibu kandungnya ternyata masih berusia 17 tahun. T masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA).

 T peserta The voice Indonesia 2019© T peserta The voice Indonesia 2019

Foto :  @*ethahenuk_

Saat ini T berstatus siswi dari SMAN 1 Fatuleu. Gadis kelahiran Oesao 3 Maret 2002 ini kerap mengunggah potretnya berseragam SMA dengan teman-temannya di laman akun instagram pribdinya @*ethahenuk_.

3 dari 10 halaman

2. Bersuara Merdu dan Jago Main Piano

Selain memiliki suara merdu, T nyatanya sangat jago bermain alat musik piano. T juga kerap mengunggah aktivitas hobinya bernyanyi dengan iringan musik yang dia mainkan sendiri.

 T peserta The voice Indonesia 2019© T peserta The voice Indonesia 2019

Foto :  @*ethahenuk_

Selain itu, T juga jago memetik gitar yang dia kerap tampilkan di Instagram.

 T peserta The voice Indonesia 2019© T peserta The voice Indonesia 2019

4 dari 10 halaman

Lolos Audisi The Voice Indonesia

Ulah kekerasan yang dilakukan T semakin menjadi sorotan karena pernah mengikuti ajang pencarian bakat menyanyi peserta The Voice Indonesia. Pelaku mengikuti ajang itu di musim ke empat pada 2019.

 T peserta The voice Indonesia 2019© T peserta The voice Indonesia 2019

Memiliki suara yang unik, T lolos ke babak selanjutnya di ajang pencarian bakat penyanyi itu. Ia berhasil menembus 84 besar The Voice Indonesia hingga akhirnya berhasil tampil di show The Voice Indonesia yang menampilkan 17 penyanyi berbakat.

5 dari 10 halaman

Masuk ke Tim Armand Maulana

Lolos di The Voice Indonesia 2019, T mampu menembus 84 besar. Di ajang itu T mampu membuat Armand Maulana terkesima dan memencet tombol oke.

 armand maulana© armand maulana

Ia pun dipilih Armand untuk menjadi satu dari 24 peserta yang dipilih Armand di babak 84 besar. Saat audisi dan memilih Armand Maulana menjadi pelatihnya, T membawakan lagu Starving dari Hailee Steinfeld & Grey feat. Zedd.

6 dari 10 halaman

Tereliminasi di show pertama The Voice Indonesia

T tidak bisa melanjutkan babak selanjutnya di The Voice Indonesia. T tereleminasi bersama dengan Gerald & Giovany Bria Abanit, Jordie Yose, R. Wijaya Kusuma, dan Thomas Vincent Boly Lakawolo.

Meski tereliminasi di show pertama, T mampu membuat bangga warga Kupang.

 armand maulana© armand maulana

 

7 dari 10 halaman

Geger Peserta The Voice Indonesia 2019 Tendang dan Pukuli Ibu Kandung

Dream - Kabar menghebohkan datang dari peserta The Voice Indonesia 2019 berinisial T. Gadis 17 tahun asal Kupang, Nusa Tanggara Timur, itu membuat geger warga Desa Tuatuka Kupang lantaran memukul dan menendang ibu kandungnya.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Johannes Bangun, mengatakan penganiayaan itu terjadi saat T hendak pergi ke Kupang.

Saat itu, T meminta ibunya menyiapkan bajunya yang hendak dipakai. Karena sedang sibuk memasak, sang bu meminta T bersabar.

 TH peserta the voice indonesia© TH peserta the voice indonesia

Foto : Ananias Petrus/Merdeka.com

Karena tidak sabar menunggu, T marah-marah dan terlibat cekcok dengan sang ibu. Tak puas, T pun menendang dan memukul ibunya.

Adik T yang tak tega melihat sang ibu dianiaya langsung memanggil tetangga, untuk melerai pertengkaran itu. Salah satu warga merekam kejadian tersebut dan meviralkan di sosial media

" Menurut para saksi di sekitar TKP kalau kejadian tersebut sudah berulangkali terjadi, sehingga salah satu saksi memviralkan kejadian itu," ujar Johannes dikutip dari Merdeka.com, Kamis 27 Februari 2020.

Menurut Johanes, polisi sudah menangkap T pada Rabu 26 Februari 2020. T juga sudah diperiksa Unit PPA Polres Kupang.

" Sudah ditangkap dan diperiksa oleh Polres Kupang Kabupaten. Tetap dijadikan tersangka meskipun kategori anak, karena memenuhi unsur dan pelaku mengakui perbuatannya," tuturnya.

Sumber : merdeka.com

8 dari 10 halaman

Heboh Istri Pukuli Suami yang Stroke di Penjaringan

Dream - Media sosial dihebohkan dengan kasus pemukulan seorang pria yang sedang menderita stroke. Peristiwa itu diunggah akun Twitter @danielht2009. Diduga, perempuan tersebut berstatus istri sang korban.

Dari video yang beredar si pria tak bisa melawan karena tubuhnya melemah dan tak mampu bicara dengan sempurna.

" Tolong Pak Polisi usut kejadian tak berperikemanusiaan ini terjadi di mana, tangkap pelakunya!" tulis @danielht2009.

Berdasarkan informasi yang dibagikan warganet, peristiwa terjadi di sebuah rumah di Pantai Mutiara, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu, 11 Desember 2019 pukul 2019. Terduga pelaku pemukulan, MFJ , merekam aksinya menghajar korban HW.

Polsek Metro Penjaringan dalam keterangan tertulis yang dibagikan, penanganan kasus itu bermula dari laporan video yang didapat saksi mata bernama Josin.

" Awalnya saksi Josin mendapat kiriman video berdurasi 2,24 detik dari pelaku," tulis Polsek Penjaringan.

Josin melaporkan video yang dia peroleh ke SPK Polsek Penjaringan. Dari laporan itu, polisi mendatangi tempat kejadian perkara.

" Ternyata benar ditemukan pelaku dan korban di dalam rumah.

9 dari 10 halaman

Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Korban HW menderita luka robek di pipi bagian kiri.

" Selanjutnya korban dibawa keluarga dan pelaku berikut saksi Josin dan Carmelta Ridwan (Ketua RT) kami amankan ke Polsek Metro Penjaringan."

Polisi kemudian membawa MFJ ke Rumah Sakit Jiwa Grogol Jakarta Barat untuk menjalani pemeriksaan. Hasilnya, dokter dan keluarga bersepakat bahwa MFJ perlu mendapat perawatan selama dua pekan.

" Sampai menunggu hasil medis dari dokter Rumah Sakit Jiwa Grogol Jakarta Barat."

10 dari 10 halaman

Peristiwa

Video yang beredar tersebut merekam aksi keji Milka terhadap H. Milka memukuli H menggunakan tongkat milik H.

Dalam video itu dia bercerita mengenai kegiatannya merawat H yang tak bisa lagi berbicara. Dia bercerita sudah membersihkan buang air besar H.

" Kenapa ini orang ya? Nggak tahu orang capek apa ya?"  kata dia.

Perempuan itu meminta kompensasi Rp1 miliar seandainya H ingin pisah darinya. Setelah itu, Milka meluapkan amarahnya ke H.

Terkait
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup
Join Dream.co.id