Menyayat Hati, Momen Zaskia Mecca Pakai APD Demi Peluk Anak yang Kena Covid-19

Showbiz | Kamis, 17 Juni 2021 14:14

Reporter : Putu Monik Arindasari

Melalui postingan akun instagram miliknya, Zaskia mengungkapkan keingannya yang kuat untuk memeluk sang anak, Kala Madali Bramantyo. Kala diketahui sedang mengalami demam.

Dream - Momen mengharukan datang dari Artis Zaskia Adya Mecca. Istri sutradara Hanung Bramantyo itu memutuskan untuk membeli Alat Pelindung Diri (APD) agar dapat menjenguk kedua anaknya yang tengah menjalani isolasi mandiri setelah terinfeksi Covid-19.

Melalui postingan akun instagram miliknya, Zaskia mengungkapkan keingannya yang kuat untuk memeluk sang anak, Kala Madali Bramantyo. Kala diketahui sedang mengalami demam.

 Zaskia Adya Mecca
© Dream

" Hari ke3 ku putuskan beli APD krn Kala teler banget, demam dan ku ga kuat mau peluk dia…" tulis Zaskia dalam keterangan unggahannya.

 

Menyayat Hati, Momen Zaskia Mecca Pakai APD Demi Peluk Anak yang Kena Covid-19
Zaskia Mecca
2 dari 7 halaman

Pasang Wajah 'Happy'

 Zaskia Adya Mecca
© Dream

Saat masuk ke kamar sang anak, ia pun harus memasang ekspresi tegar dan senyum di wajahnya. Pemain sinetron Para Pencari Tuhan itu kemudian menceritakan kondisi anak pertamanya Kana Sybilla Bramantyo (Sybil) yang juga ikut terinfeksi Virus Covid-19.

" Setting ekspresi happy, mood bagus, ku masuk ke kamar pasien.. Sybil alhamdulillah udah segeran, udah nyanyi2, Kala masi terkapar terteler (kayanya kala masuk day 1, syb day 3)," ujarnya.

Ia pun mengaku tak bisa lama-lama menjenguk kedua putrinya ini karena tidak membawa faceshield dan kacamata khusus. Zaskia juga banjir keringat saat memakai APD.

3 dari 7 halaman

Tak Ingin Sering Memakai APD

" Lupa siapin face shield dan kacamata jadi ku ga bisa berlama2, itu pun banjir keringat 10menit ku kunjungi mereka..." tutur artis berusia 33 tahun itu.

Namun Zaskia mengatakan tak ingin sering memakai APD. Menurutnya, Perlengkapan perlindungan diri yang hanya boleh dipakai sekali ini menambah jumlah sampah plastik. Ia pun menyarankan, jika bukan tim medis, sebaiknya pemakaian APD dilakukan seperlunya saja.

" Jujur ku juga ga mau sering2 pakai APD yang katanya hanya boleh sekali pakai???? kasian sekali bumi kita nambah sampah plastik berapa banyak semenjak corona.. dengan berat hati harus menyumbangkan sampah plastik lagi ???????? oke seperlunya aja ya guys pakai apd kalo kita emang bukan tim medis…" .

 

4 dari 7 halaman

Kronologi Dua Anak Zaskia Mecca Positif Covid-19

Dream - Keluarga Hanung dan Zaskia Mecca sedang mendapat ujian. Dua anaknya, Sybill dan Kalla, baru diketahui positif Covid-19. Pekerja di rumah mereka dan anaknya juga positif. Sehingga total ada 4 orang yang tertular Covid-19.

Sementara Hanung, Zaskia dan anggota keluarga lainnya negatif. Sybill, Kala, dan satu pekerja dan anaknya kini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah kedua mereka di Yogyakarta.

Sebelum diketahui hasil pemeriksaan Swab PCR, Sybill menurut Zaskia di akun Instagramnya memang mengalami demam. Keluhan tersebut tak kunjung mereda dan akhirnya dilakukan tes PCR yang hasilnya empat orang di rumah tersebut psoitif Covid-19.

 Zaskia Mecca
© Dream

 

5 dari 7 halaman

" Jumat pagi merasa semua sehat baik dan aman, anak pada main hujan gerimis pas sepedahan muter blok rumah.. Abi, Bia ke mamahke (tapi sampai rumah mandi dan ganti baju) baru ketemu anak..Sabtu subuh sybil pindah kamar ku ngeluh demam dan pusing hebat.. ku kasi obat.. Minggu sybil masih demam jadi ku putuskan Swab antigen, dia positif langsung serumah di swab.. keluarlah hasil positif lain di Kala, Syifa dan mba Ina.. Kami lanjut PCR, dan 4 orang tsb tetap positif, alhamdulillah yang lain negatif (kaba,bhre,kama) ga ku cek krn masi kecil bgt dan kondisi sehat semua krn emang selalu pisah tidur sama kakak perempuannya…,"  tulis Zaskia di akun Instagram resminya.

Setelah mengetahui hasilnya, Hanung langsung melapor ke RT (Rukun Tetangga) setempat. Ia pun mengingatkan agar protokol kesehatan tetap dilakukan secara ketat.

" Teman2 semua, please selalu jaga jarak, jaga imunitas, pake masker selalu dan cuci tangan. Jangan keluar rumah jika tidak mendesak. Doa dari teman-tema semua sangat kami harapkan. Amin,"  tulis Hanung di akun Instagramnya.

6 dari 7 halaman

Ini Bahayanya Nekat Liburan Bawa Anak-anak Saat Pandemi Covid-19

Dream - Liburan akhir tahun 2020 berbarengan dengan libur semester sekolah. Sayangnya, kali ini suasana liburan tak seperti biasanya. Cenderung penuh rasa khawatir, kehati-hatian yang ekstra.

Tentu saja karena virus Covid-19 yang bisa menjangkiti siapa saja, termasuk anak-anak. Banyak orang yang akhirnya memutuskan tidak berlibur dan tetap di rumah saja demi melindungi diri dan keluarga.

Bagaimana jika tetap ingin liburan di masa pandemi dan membawa anak-anak? Tentu harus tahu risikonya.

" Kalau tetap memaksakan berlibur bersama anak, apalagi lokasi berliburnya pindah-pindah tempat dan ke area ramai, bisa dibilang itu adalah tindakan yang egois," ujar dr. Arina Heidyana, dikutip dari KlikDokter.com

Menurutnya, pada anak-anak Covid-19 memang sebagian besar hanya menimbulkan gejala ringan atau tanpa gejala sama sekali. Meski demikian, anak bisa menularkan ke orang lain dan bagi yang memiliki komorbid akan sangat mematikan.

“ Kalau alasannya karena anaknya bosan di rumah, orangtua harus cari cara agar suasana rumah tidak membosankan. Ada banyak edukasi menyenangkan selain liburan saat pandemi yang bisa dilakukan di rumah,” kata dr. Arina.

7 dari 7 halaman

Menularkan dan Bisa Jadi Berbahaya

Anak-anak di bawah 12 tahun memang tidak diwajibkan melakukan tes Covid-19 sebagai syarat perjalanan ke luar kota. Padahal, bukan tak mungkin si anak menjadi super spreader alias pihak yang dapat menyebarkan virus corona dengan cepat ke orang lain.

Dilansir Pandemic Talks, Ketua Satgas COVID-19, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Yogi Prawira, SpA(K) mengatakan, 1 dari 10 orang yang terinfeksi adalah anak atau orang di bawah 18 tahun.

Sebanyak 2 persen kasus COVID-19 anak di Indonesia mengalami gejala berat hingga kritis. Melengkapi penjelasan, dr. Reza Fahlevi, Sp. A., mengatakan tentang risiko anak untuk mengalami multisystem inflammatory syndrome in children (MISC) akibat infeksi virus corona.

“ Jadi, virus corona yang menyerang anak bisa menyebabkan MISC. Artinya, multisistem atau keterlibatan peradangannya itu tak hanya pada pernapasan, tetapi pada organ lain juga. Mulai dari sistem saraf, menimbulkan kejang, gangguan kesadaran, dan lain-lain,” ujar dr Reza.

Risiko tertular akan sangat tinggi jika liburan membawa anak-anak. Selengkapnya baca di sini.

Join Dream.co.id