Diamkan Daging Setelah Dipanggang, Rasa dan Teksturnya Makin Maksimal

Rekomendasi | Rabu, 1 Juli 2020 06:33
Diamkan Daging Setelah Dipanggang, Rasa dan Teksturnya Makin Maksimal

Reporter : Mutia Nugraheni

Banyak yang tak tahu kalau daging butuh didiamkan.

Dream - Saat makan daging, bukan hanya rasanya yang bakal membekas di lidah. Tekstur dan kesegarannya juga sangat mempengaruhi kualitas masakan daging. Rasa dan kelembutan ditentukan oleh potongan daging, termasuk kadar lemak, usia hewan, dan proses memasak.

Istilah juicy pada daging merujuk pada kandungan air dari jaringan otot, yang tidak banyak berbeda di semua jenis otot. Daging memiliki kandungan air alami. Penting untuk memasak daging dengan mempertahankan kadar cairan alaminya.

Bagaimana? Untuk daging steak, pastikan memanggangnya tidak terlalu matang karena akan membuatnya kering. Bisa juga karena daging langsung disantap tak didiamkan sebentar.

 

2 dari 5 halaman

Menjaga Level Air dan Rasa

Banyak yang tak tahu kalau daging butuh didiamkan sebentar, atau rest time sebelum dipotong untuk disantap. Mengapa demikian? Dikutip dari The Spruce Eat, mendiamkan daging sebentar akan membantu menjaga level air dalam jaringan selnya.

Saat daging dipanggang atau dibakar, panas menyebabkan sel berkontraksi, memeras cairan dan menjauh dari panas. Jika langsung mengirisnya dalam keadaan panas, semua cairan gurih dalam daging akan keluar.

Bukan hanya membuatnya jadi keras, tapi juga mengurangi kenikmatan rasanya. Jadi, tunggu 5 menit hingga suhu daging menurun demi menjaga kualitas rasa dan teksturnya. Rest time ini hanya diperlukan jika memasak daging dengan dibakar atau dipanggang.

Sumber: The SpruceEats

3 dari 5 halaman

Cek Temperatur Saat Masak Daging Agar Lebih Sehat

Dream - Daging, baik dari sapi, kambing, maupun unggas merupakan pangan yang sangat kaya protein. Tubuh sangat membutuhkanya untuk menjaga level zat besi dalam darah. Penting untuk mengonsumsinya secara teratur dan mengolahnya dengan tepat.

 Usahakan Tidak Mencuci Daging Ayam Saat Masih Mentah© MEN

Memasak daging harus benar-benar sampai matang, jika tidak risiko keracunan bakteri bisa saja terjadi. Membunuh berbagai bakteri dan kuman pembawa penyakit jadi salah satu manfaat memasak daging dalam temperatur yang benar. Menurut Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat, suhu ini bisa dicek menggunakan termometer makanan.

Bisa juga mengamati bahwa makanan telah dimasak secara aman dengan melihat warna dan memerhatikan teksturnya. Untuk petunjuk temperatur memasakan daging, bisa mengikuti panduan ini.

 

4 dari 5 halaman

Suhu Ideal

- Suhu 68 derajat celcius merupakan temperatur daging masak terbaik untuk jenis potongan daging sapi, daging sapi muda, dan daging domba. Demi hasil terbaik, tiriskan daging yang sudah masak selama tiga menit sebelum disajikan.

- Suhu 71 derajat celcius untuk daging sapi giling. Kemudian, 74 derajat celcius untuk semua unggas, termasuk ayam dan 63 derajat celcius untuk ham mentah.

Juga, di suhu yang sama untuk ikan atau masak daging jenis ini sampai kulitnya berwarna kecokelatan sempurna.

 

5 dari 5 halaman

Pisahkan dalam Penyimpanan

Daging mentah, makanan laut, dan telur dikatakan sangat mudah menyebarkan bakteri pada makanan siap saji. Karenanya, dalam menyimpan jenis makanan ini, kita harus memisahkannya, pun saat hendak diolah.

 Konsumsi Daging Halal Mempengaruhi Kondisi Kesehatan© MEN

Pastikan menggunakan talenan berbeda untuk dua jenis makanan tersebut. Bahkan, saat tengah berbelanja, jaga cairan daging dan makanan laut dari hidangan lain.
Sebaiknya, daging mentah dan makanan laut ditaruh di dalam freezer di dalam wadah yang tak akan membuat sari pati mereka menyebar ke makanan lain.

Laporan Asnida Riani/ Sumber: Liputan6.com

Terkait
Join Dream.co.id