Waduh, Sering Stres Saat Hamil Bisa Bikin Bayi Mudah Rewel

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  21 Januari 2021 10:03

Apa saja dampaknya jika ibu hamil kerap stres?

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Kabar kehamilan bagi banyak ibu disambut dengan kebahagiaan. Bersamaan dengan itu, kecemasan dan kepanikan juga meningkat. Banyak hal yang jadi pemicunya, seperti pemikiran apakah bisa menjadi ibu yang baik, bagaimana nanti soal keuangan, persiapan persalinan, pekerjaan dan masih banyak lagi.

Hal tersebut membuat ibu hamil sangat mudah mengalami stres. Penting bagi ibu untuk mengatur level stres dengan baik selama kehamilan. Biar dibiarkan stres menguasai pikiran efeknya bukan hanya pada ibu tapi juga janin secara jangka panjang.

Studi soal ini pernah dilakukan oleh Marcel F van der Wal, dkk. pada 2007. Tim peneliti mengkaji efek stres dan masalah emosional saat hamil pada tangisan bayi yang berlebihan.

Penelitian ini dilakukan pada ibu hamil berusia 3-6 bulan dengan gejala depresi, seperti kecemasan terkait kehamilan, stres mengenai pengasuhan, dan stres pekerjaan. Hasilnya, stres dan masalah emosional selama hamil dapat membuat anak menjadi suka menangis saat lahir.

Terkait temuan tersebut, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti menjelaskan, kondisi emosional ibu dapat memengaruhi proses tumbuh kembang janin selama dalam kandungan.

“ Salah satunya adalah keseimbangan berbagai hormon yang terpapar pada janin, misalnya hormon stres,” ujar dr. Astrid, dikutip dari KlikDokter.com.

 

Selanjutnya : Bisa Picu Kelahiran Prematur
BERANI BERUBAH: Dodol Perekat Korban PHK
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
[TEASER] Gerald Yohanes - Mezty Mez | Christie SERIBU KALI CINTA THE SERIES Eps 6
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :