Viral Video Guru Rela Jadi Hair Stylist Agar Muridnya Tampak Rapi

Ibu Dan Anak | Kamis, 23 September 2021 10:07

Reporter : Mutia Nugraheni

Tanpa ragu, pak guru Fetra menyisiri para siswa yang rambutnya berantakan. Menurutnya "rapi pangkal ganteng".

Dream - Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) saat pandemi sudah dilakukan sejak beberapa pekan lalu. Hal ini juga diterapkan di Sekolah Menengah Negeri 2 Kota Tangerang Selatan.

Rupanya saat masuk sekolah, beberapa murid lelaki datang dalam kondisi rambut yang panjang dan tak tertata rapi. Selama sekolah online di rumah, memang para murid cenderung malas untuk menggunting rambut.

Begitu masuk, rambut mereka pun tampak berantakan. Salah satu guru di SMAN 2 Kota Tangerang Selatan, tak mau murid-muridnya tidak rapi. Ia pun dengan rela menjadi hair stylist untuk para murid kesayangannya.

 Sisiri murid© @fetraardian

Hal ini diketahui dari unggahan di video TikToknya @fetraardian. Dalam video tampak pak guru Fetra menyisiri murid lelakinya di kelas.

 

@fetraardian

Rapihin rambut anak murid check! ##raziarambut ##raziarambutsekolah ##moonzher ##fyp

♬ Ekspektasi - Okin & Ocan Siagian

Ia juga menyemprotkan hair spray agar rambut sang murid tak menutupi mata. Hasilnya, penampilan murid tersebut jadi sangat rapi.

 

Viral Video Guru Rela Jadi Hair Stylist Agar Muridnya Tampak Rapi
Tiktok @fetraardian
2 dari 6 halaman

Siapkan gunting rambut

Tak hanya itu, untuk murid lelaki yang rambutnya sangat gondrong, Fetra juga menyiapkan gunting rambut. Ia akan menggunting kemudian dengan menatanya super rapi.

Video-video yang diunggah @fetraardian ini kemudian viral karena banyak yang menganggap aksi guru satu ini sangat manis. Menurutnya " rapi pangkal ganteng" .

Bukan hanya mendisiplinkan agar para muridnya mengikuti aturan sekolah, tapi juga membuat para siswa jadi lebih keren.

Lihat saja videonya. Salut pak guru!

 

@fetraardian

Rapih pangkal Ganteng ##fyp ##raziarambut ##raziarambutsekolah ##moonzher ##moonzherberbudaya ##gurumurid ##gurumuridgokil

♬ Fire - Official Sound Studio
3 dari 6 halaman

Viral, Opini Guru Saat Ada Siswa yang Tidur di Kelas

Dream - Sekolah online tentunya sangat berbeda dengan sekolah tatap muka, namun ada satu hal yang kerap terjadi. Selalu ada murid yang tertidur saat kelas berlangsung.

Sebagian besar guru mungkin menganggap kalau anak yang tidur di kelas tidak disiplin dan malas. Cap buruk langsung disematkan. Brandon Holeman, seorang guru SMP di Amerika Serikat memiliki pandangan lain.

Lewat akun TikToknya @bcholeman, mengungkap kalau anak yang tertidur saat kelas, kadang memang hanya butuh dimaklumi. Sebagai guru, dibutuhkan kepekaan dan bukan memberi penilaian buruk.

" Terkadang, hal terbaik yang bisa dilakukan seorang guru untuk seorang siswa adalah membiarkan mereka masuk, menundukkan kepala, dan tidur,"  kata @bcholeman.

Ia menjelaskan sangat penting bagi guru untuk menempatkan diri pada posisi siswa sebelum melabeli mereka. Bisa jadi ada peristiwa yang membuat murid tersebut stres, depresi, tak bisa tidur semalaman.

 TikTok Brandon© TikToknya bcholeman

" Ada seorang siswa yang datang ke kelas hari ini, dan dia tampak terus menunduk. Sebelum kelas dimulai, salah satu teman siswa memberi tahu guru bahwa kakeknya baru saja meninggal. Jadi ketika dia memberikan hasil ujian, saya memberi catatan untuknya: " Saya turut berduka. Saya berdoa untuk kamu,"  ungkap @bcholeman.

Menurutnya, si murid masih berduka dan masuk kelas demi ikut tes dalam keadaan murung, kelelahan dan mungkin sangat mengantuk. Meski demikian ia tetap masuk kelas untuk ujian. Hal ini menurut Brandon harus diapresiasi dan dimengerti.

 

4 dari 6 halaman

Lihat Videonya

Menurutnya kadang sebagai guru, harus lebih peka melihat kondisi psikologis murid. Bisa jadi murid tersebut sedang mengalami hari yang berat dalam keluarga, kehidupan pribadi, keuangan atau hal lain yang tak bisa ia bicarakan. Berikut videonya.

 

@bcholeman

It’s hard to believe this video is 1 year old today. Before the pandemic, before leaving teaching. But the message is still so true, love your kids.

♬ original sound - Brandon Holeman

Menurut Dr. Regine Muradian, Psy.D., seorang psikolog klinis ada banyak faktor yang membuat murid tertidur di kelas dan tidak fokus. Bisa jadi mereka mengalami masalah fisik atau psikologis yang mereka sendiri tak mengerti dan tak bisa menjelaskannya.

Kepekaan guru di kelas, kerjasama dengan orangtua memang sangat penting. Anak kerap tertidur di kelas bisa karena mengalami insomnia, depresi, level kecemasan yang tinggi, tak bisa mengatur waktu dengan baik, perceraian orangtua, transisi dari sekolah atau kelas baru dan masih banyak lagi. Penting bagi pendidik untuk melihatnya dalam sudut pandang yang lebih luas.

5 dari 6 halaman

Orangtua 'Di-Kick' dari Grup Belajar Anak karena Protes Tugas Guru

Dream - Proses belajar jarak jauh secara online atau daring sudah memasuki tahun kedua. Kondisi ini memang sangat sulit dan menantang. Tak dipungkiri kerap memicu konflik antara orangtua dan pihak sekolah.

Seperti salah satu curhatan akun Twitter @nung_306. Ia bercerita kalau istrinya baru saja dikeluarkan dari grup WhatsApp belajar anaknya yang masih duduk di sekolah dasar (SD).

Sang istri protes karena tugas anak-anak cukup banyak yaitu 5 lembar di LKS dan tugas dari buku paket. Sementara sang guru tak memberikan penjelasan atau tutor baik melalui video atau pun secara online.

" Pagi ini bini gw sedikit kasih masukan ke Guru anak gw yg pertama, soal pemberian tugas harian mulai dari LKS yg bisa sampai 5 lembar belum ditambah tugas dari buku paket, dan adiknya pun sama seperti itu. Dan pagi ini bini gw udah merasa kewalahan dengan tugas yg diberikan hingga beberapa halaman sekaligus, dan saat memberikan masukan ke sang guru, endingnya bini gw malah di kick dari group tsb,"  tulis @nung_306 di Twitter.

Menurut @nung_306 hal itu membuatnya sangat kecewa sebagai orangtua murid. Pasalnya setelah dikeluarkan dari grup, orangtua tak bisa memantau lagi pelajaran dan tugas yang diberikan.

" Saat kita dikeluarkan dr WAG kelas, otomatis anak gw gk bisa lg mengikuti pelajaran apapun & putus semua informasi dr sekolahnya, apakah artinya anak gw dgn ini jg otomatis dikeluarkan dr sekolah?,"  ungkapnya.

 

6 dari 6 halaman

Langsung Ditindaklanjuti

Protes @nung_306 menjadi viral di Twitter. Ia pun mempertanyakan hal tersebut pada pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, tempat tinggalnya. Screenshot chat istrinya dan guru tersebut juga diunggahnya.

 


Rupanya pihak sekolah langsung menindaklanjuti protes @nung_306. Tampaknya hal ini juga dialami banyak orangtua saat mendampingi anak-anaknya belajar online.

Join Dream.co.id