Teh Ninih Jelaskan Sebab Buah Hati Sulit Hentikan Kebiasan Buruk

Ibu Dan Anak | Selasa, 21 September 2021 14:08

Reporter : Mutia Nugraheni

Situasi ini kerap jadi sumber konflik antara orangtua.

Dream - Saat anak melakukan hal kurang baik, sebagai orangtua kita pastinya selalu mengingatkan. Terkadang anak melakukannya lagi dan lagi dan ayah bunda juga kembali memberi tahu.

Situasi ini kerap jadi sumber konflik antara orangtua. Anak memiliki kebiasaan buruk yang sulit dihentikan padahal sudah diperingatkan berkali-kali oleh orangtua.

Menurut Ustazah Ninih Muthmainnah atau akrab disapa Teh Ninih, lewat akun Instagram resminya @ninih.muthmainnah ada empat sebab anak sulit meninggalkan kebiasaan buruk meskipun sudah diingatkan orangtua. Apa saja?

 Teh Ninih Jelaskan Sebab Buah Hati Sulit Hentikan Kebiasan Buruk© Dream

- Anak tidak dipahamkan bahwa apa yang dilakukannya adalah keburukan
Saat memberi teguran pada anak, seperti melarang, jelaskan juga apa sebabnya. Pada beberapa kondisi, anak tak sepenuhnya mengerti alasan dilaran melakukan sesuatu. Saat anak bertanya jelaskan secara detail apa dampak yang mungkin muncul. Dengan begitu anak lebih mengerti alasan ia dilarang dan jadi menahan diri untuk melakukannya lagi.

- Orangtua tidak konsisten dengan apa yang diucapkan
Hal ini memang paling sulit dilakukan. Ayah bunda penting untuk konsisten jika melarang sesuatu dan kompak. Ada kalanya aturan yang dibuat longgar, diperbolehkan atau sangat ketat. Hal ini membuat anak jadi meremehkan dan mengulangi kebiasaan buruknya lagi.'

 

Teh Ninih Jelaskan Sebab Buah Hati Sulit Hentikan Kebiasan Buruk
Ilustrasi
2 dari 6 halaman

Tegad dan Teladan

- Tidak tegas dalam menerapkan aturan
Kunci aturan dijalani dengan baik adalah tegas dalam penerapannya. Untuk itu, tegaskan pada anak kalau jika aturan tak dijalani maka akan ada konsekuensi yang harus dilakukannya.

- Orangtua belum bisa menjadi teladan
Anak-anak merupakan peniru ulung. Mereka akan meniru orang terdekatnya, yaitu orangtua. Untuk itu usahakan agar mencontohkan hal-hal baik pada anak. Jika orangtua bersikap sesuatu yang dilarang, maka anak akan 'membalikkannya'. Berusahalah jadi teladan yang baik agar anak bisa meninggalkan kebiasaan buruknya.

3 dari 6 halaman

Teh Ninih Ingatkan Orangtua 3 Cara Menasihati Anak

Dream - Menjadi teladan yang baik bagi anak-anak merupakan tugas berat bagi para orangtua. Terutama dalam beragama, bersikap dan ketika melakukan kesalahan. Tentunya kita ingin anak selalu bersikap baik, tapi hal itu tak mungkin.

Sebagai manusia, anak-anak juga bakal melakukan kesalahan baik besar maupun kecil. Peran orangtua saat anak melakukan kesalahan sangat penting, yaitu mengingatkan mereka.

Ustazah Ninih Muthmainnah dalam satu ceramahnya yang diunggah di akun Instagram resmi @ninih.muthmainnah menjelaskan, saat anak melakukan kesalahan, berarti orangtua juga harus bertanggung jawab. Caranya adalah dengan menyampaikan nasihat yang baik.

" Anak melakukan kesalahan ini adalah tanggung jawab orangtua. Berarti ini kan amanah, kalau sudah amanah, saya tanggung jawab. Amanah di sini menyampaikannya, menasihatinya," ungkap Teh Ninih.

 

4 dari 6 halaman

Cara Menasihati

Menurut Teh Ninih, ada tiga cara untuk menasihati anak. Pertama dengan sikap, lalu lewat lisan dan yang terakhir adalah mendoakan.

"Kalau bisa dengan sikap, dengan lisan, selemah-lemahnya adalah dengan hati. Anak saya sensitif nih, sudah dikasih tahu dia malah marah kepada saya, sudah dicoba. Kalau dengan lisah dia tambah marah ke kita, apalagi dengan sikap, berarti saya memilih yang dengan hati," ungkap Teh Ninih.

Menasihati dengan hati adalah dengan mendoakan. Saat sikap dan lisan tak bisa didengarkan anak, berarti orangtua harus yakin dengan kekuatan doa.

"Saya nggak setuju anak saya melakukan itu nih, dengan mendoakan itu selemah-lemahnya iman, tapi tetap kalau kita mampu dengan kata-kata," ujar Teh Ninih.

      View this post on Instagram

A post shared by Teh Ninih Muthmainnah (@ninih.muthmainnah)

 

5 dari 6 halaman

Hadapi Anak yang Berulah, Teh Ninih Ajarkan Bacaan Ini

Dream - Anak-anak memiliki karakter dan sifat masing-masing. Ada kalanya buah hati sangat sulit dihadapi, berulah, mengamuk dan menguji kesabaran kita sebagai orangtua.

Bukan hanya anak balita, tapi juga remaja. Jangan sampai kita menghadapi anak yang berulah dengan penuh emosi. Teh Ninih dalam akun Instagram resminya @ninih.muthmainnah memberikan trik bagi para orangtua saat menghadapi anak yang sulit diatur.

Hal pertama yang penting dilakukan adalah mengendalikan amarah. Jangan sampai emosi meningkat saat menghadapi anak yang berulah.

" Ternyata kemarahan itu tidak menyelesaikan masalah, malah menambah masalah. Ketika marah itu nasihat kita nggak bijak, itu akan mengundang tekanan bahkan di situ akan keluar kata-kata yang tidak mendidik, yang buruk ya," ungkap Teh Ninih.

 

6 dari 6 halaman

Selalu Mengingat Allah SWT

Ibu dari 7 anak mengingatkan para orangtua untuk banyak-banyak berzikir. Selalu ingat Allah SWT dan berusaha meredakan kemarahan dengan memohon bimbingan-Nya

" Kalau ada anak yang tingkahnya sangat aneh-aneh di situ harus banyak-banyak berzikir A'udzu billahi minasy syaithonir rojiim, kemudian bacaan Subhanallah Walhamdulillah supaya kita dibimbing terus, supaya kemarahannya itu tidak membludak," pesan Teh Ninih.

Beliau juga mengingatkan, jangan mendidik anak dengan kemarahan. Bisa berdampak buruk pada kondisi mentalnya.

" Mendidik anak itu kalau dengan kemarahan anaknya akan menjadi tertekan, tapi kalau mendidik anak dengan bijak anak bisa mengambil nasihat yang baik dari orangtua.. Orang yang ketika menghadapai kenakalan anak selalu online dengan Allah maka semuanya akan dibimbing," ungkap Teh Ninih.

Sumber: Instagram @ninih.muthmainnah

Join Dream.co.id