Suami-Istri Hubungan Seperti Ini Beresiko Keguguran?

Ibu Dan Anak | Senin, 8 April 2019 13:50

Reporter : Cynthia Amanda Male

Ini penjelasan lengkapnya.

Dream -  Berhubungan suami istri dengan cara oral telah dikaitkan dengan berkurangnya kejadian keguguran berulang, menurut sebuah studi baru yang dilakukan di Belanda.

Keguguran berulang terjadi ketika seorang wanita mengalami tiga atau lebih keguguran sebelum usia kandungan mencapai minggu ke 20.

Masalah keguguran berulang ini telah mempengaruhi sekitar 1 persen wanita, meskipun beberapa perkiraan menyebutkan jumlah yang lebih tinggi.

Penyebab keguguran berulang dapat bervariasi, mulai dari kelainan rahim, gangguan endokrin, bawaan ibu, trombofilia bawaan, dan kelainan kromosom orang tua.

Tetapi bagi sebagian besar pasangan, penyebab berbagai keguguran berulang tidak pernah benar-benar teridentifikasi.

 Pertanda Keguguran yang Harus Diwaspadai
© MEN

Menurut tim dokter kandungan dari Pusat Medis Universitas Leiden di Belanda, selama ini keguguran berulang selalu dikaitkan dengan sistem kekebalan tubuh ibu.

Sedangkan faktor paternal belum pernah disentuh sama sekali. Meski sebuah riset menyebutkan laki-laki, terutama air mani mereka, dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh wanita sebelum dan sesudah pembuahan.

Dilansir dari Science Alert, pengaruh tersebut tidak hanya bisa melalui hubungan seksual normal, tetapi juga oral.

Satu studi pada tahun 2000 menemukan bahwa tindakan menelan sperma berkorelasi terhadap berkurangnya kejadian preeklampsia pada wanita.

Preeklampsia adalah kondisi yang terjadi pada kehamilan yang memasuki usia minggu ke-20. Yang ditandai dengan tingginya tekanan darah tinggi, gejala proteinuria (kenaikan protein di dalam urin), serta bengkak pada kaki dan tangan (edema).

Tentu saja studi di Leiden ini tidak mengatakan orang harus atau tidak harus melakukan oral. Tapi tim dari Belanda hanya tertarik untuk mengetahui sudut biologi dari kaitan ini lebih jauh.

Suami-Istri Hubungan Seperti Ini Beresiko Keguguran?
Foto: Shutterstock
2 dari 3 halaman

Mungkin Mempengaruhi Kehamilan Secara Positif

 Saat yang Tepat Rencanakan Kehamilan Setelah Keguguran
© MEN

Dalam studi terbaru, tim dokter dari Belanda memeriksa 97 pasien wanita berusia di bawah 36 tahun yang mengalami paling tidak tiga kali keguguran berulang yang tidak dapat dijelaskan.

Mereka kemudian membandingkannya dengan dengan kelompok yang terkontrol, yang terdiri dari 137 wanita yang tidak mengalami keguguran.

Hasilnya mengindikasikan bahwa wanita yang tidak mengalami keguguran sama sekali sering melakukan oral terhadap pasangan mereka.

Dalam analisis tim dokter, sebanyak 56,9 persen peserta dari kelompok yang keguguran dilaporkan melakukan oral.

Angka tersebut sedikit lebih rendah daripada 72,9 persen peserta dari kelompok yang tidak keguguran yang dilaporkan melakukan oral.

Hasil ini memang tidak memperlihatkan jenis hubungan sebab akibat apa pun. Artinya, tidak ada bukti sama sekali bahwa seks oral berkontribusi terhadap pengurangan keguguran berulang.

Tetapi tim dokter mengatakan hasil ini memberikan bukti bagaimana wanita yang terpapar sperma dan aktivitas seksual yang mereka lakukan bersama pasangan, bisa menjadi faktor untuk meneliti lebih lanjut mengapa keguguran bisa terjadi.

3 dari 3 halaman

Menemukan Cara untuk Mengurangi Keguguran

Tim dokter berharap mereka bisa menemukan cara untuk mengurangi keguguran berulang tersebut di masa depan.

" Studi kontrol kasus dengan pembandingan ini menunjukkan bahwa wanita dengan keguguran berulang jarang melakukan oral, dibandingkan dengan mereka yang kehamilannya lancar," penulis menjelaskan.

Tim dokter Belanda mengakui bahwa studi mereka masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Mereka juga mengatakan bahwa temuan mereka masih berupa hipotesis untuk saat ini.

Meskipun demikian, mereka menyarankan bahwa oral dapat menginduksi kekebalan tubuh wanita terhadap antigen paternal. Dan karenanya dapat 'mempengaruhi kehamilan dengan cara yang positif'.

Penemuan tim dokter dari Leiden ini telah dipublikasikan di dalam Journal of Reproductive Immunology.

Join Dream.co.id