Serunya 5 Anak Perempuan Jadi Dubes, Menteri dan Pemimpin Redaksi

Ibu Dan Anak | Jumat, 11 Oktober 2019 16:04

Reporter : Mutia Nugraheni

Anak perempuan tersebut merupakan peserta kegiatan #GirlsTakeover atau "Sehari Jadi Pemimpin".

Dream - Lima anak perempuan mengambil alih posisi Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Duta Besar Swedia untuk Indonesia, pimpinan Google Indonesia, dan dua pemimpin redaksi surat kabar di Indonesia selama satu hari pada 9 Oktober 2019 di Jakarta.

Lima anak perempuan tersebut merupakan peserta kegiatan #GirlsTakeover atau " Sehari Jadi Pemimpin" yang digagas Plan Indonesia dalam rangka Hari Anak Perempuan Internasional – 11 Oktober.

Kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun ini ditujukan untuk menyampaikan pesan ke publik bahwa anak perempuan juga bisa memimpin. Lima anak perempuan berusia 15 sampai 17 tahun tersebut terpilih melalui proses seleksi ketat oleh Plan Indonesia dan Youth Coalition for Girls.

Selama 10 hari pendaftaran, ada 506 pendaftar dari seluruh Indonesia yang mengirimkan tulisan dan video tentang isu gender di media. “ Ini menunjukkan antusiasme yang besar dari anak perempuan Indonesia untuk menunjukkan potensi dirinya,” ujar Dini Widiastuti, Direktur Eksekutif Plan Indonesia, seperti dikutip dari rilis yang diterima Dream.

Serunya 5 Anak Perempuan Jadi Dubes, Menteri dan Pemimpin Redaksi
#GirlsTakeover "Sehari Jadi Pemimpin" 2019
2 dari 4 halaman

Opini Positif Pemimpin Perempuan

Tema #GirlsTakeover tahun ini adalah anak perempuan di media. Menurut Dini, tema ini sangat strategis untuk membangun opini publik yang positif tentang perempuan maupun pemimpin perempuan di media.

“ Kami melibatkan pimpinan beberapa lembaga yang berperan besar dalam membangun opini publik tentang perempuan di media,” ujar Dini.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, mengapresiasi inisiatif ini dan mengakui peran sentral media untuk narasi yang positif tentang anak perempuan. “ Mereka berjuang untuk mendapatkan kesempatan yang setara. Tugas kita adalah bersinergi untuk mewujudkan media massa dan media sosial yang aman dan positif bagi semua pihak,” ungkapnya.

 

 

3 dari 4 halaman

Pelatihan

Di kesempatan yang sama, Plan Indonesia berkolaborasi dengan Google Indonesia menyelenggarakan diskusi dan pelatihan seputar tips untuk menjaga privasi dan keamanan saat berinternet - #JagaPrivasimu untuk Perempuan Indonesia.

Pelatihan diselenggarakan untuk seluruh peserta #GirlsTakeover dan sekitar 100 anak perempuan yang tergabung dalam Youth Coalition for Girls dan dari beragam organisasi lainnya di kantor Google Indonesia. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya anak-anak perempuan tentang manfaat dan keamanan berinternet.

" Memperingati Hari Anak Perempuan Internasional ini, kami senang sekali dapat berpartisipasi dalam inisiatif #GirlsTakeOver agar membangkitkan antusiasme untuk bersama, kita tingkatkan pemahaman akan keamanan berinternet bagi perempuan, juga ciptakan peluang bagi perempuan (atau anak perempuan) untuk menunjukkan kepemimpinan, mengekspresikan diri, dan mencapai potensi penuh mereka," kata Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf.

 

4 dari 4 halaman

Dilakukan Juga di Nusa Tenggara Timur

Selain di Jakarta, kegiatan #GirlsTakeover juga dilakukan di Nusa Tenggara Timur dengan tiga posisi yang diambil alih tiga anak perempuan, yaitu Gubernur NTT, Pemimpin Redaksi TVRI NTT, dan Pemimpin Redaksi Pos Kupang. Berikut adalah nama peserta Girls Takeover:

1. Riska, 15 tahun dari Lembata menggantikan posisi Menkominfo, Rudiantara
2. Sabrina, 15 tahun dari Blitar menggantikan posisi Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf
3. Wafi, 17 tahun dari Surakarta menggantikan posisi Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Marina Berg
4. Naura, 17 tahun dari Magelang menggantikan posisi Direktur Pemberitaan Media Indonesia, Usman Kansong
5. Manda, 16 tahun dari Bogor menggantikan posisi Pemimpin Redaksi The Jakarta Post, Nezar Patria
6. Elin, 16 tahun dari Kota Kupang menggantikan posisi Gubernur NTT, Victor Laiskodat 
7. Gema, 15 tahun dari Lembata menggantikan posisi Pemimpin Redaksi Pos Kupang, Hasyim Ashari 
8. Veni, 15 tahun dari Nagekeo menggantikan posisi Kepala Seksi Pemberitaan TVRI Stasiun NTT, Irawati Barmantyas

Join Dream.co.id