Sekolah Masih Online, Ajarkan Anak Pentingnya Keamanan Internet

Ibu Dan Anak | Senin, 13 Juli 2020 12:03

Reporter : Mutia Nugraheni

Jangan sampai laptop dan PC terkena malware atau anak jadi korban kejahatan siber.

Dream - Hari ini 13 Juli 2020 merupakan tahun ajaran baru 2020/2021. Pandemi covid-19 membuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memutuskan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dilanjutkan. Hal ini mengingat angka kasus Covid-19 di Indonesia masih sangat tinggi.

Sekolah pun dilakukan secara online, mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Perguruan Tinggi. Bagi anak, mereka setiap hari bakal berkutat di depan laptop dan PC untuk bisa belajar. Penting bagi orangtua mengajar para buah hatinya menggunakan internet secara aman.

" Sebanyak 91% dari pengguna internet di Indonesia adalah anak-anak terutama berusia 15-19, sangat penting bagi orangtua untuk membimbing dengan serius, mulai dari usia muda, tentang bagaimana mereka dapat belajar, berkomunikasi, dan bersenang-senang di platform online dengan aman," kata Yeo Siang Tiong, General Manager Kapersky untuk Asia Tenggara, dikutip dari rilis yag diterima Dream, Senin 13 Juli 2020.

Sekolah Masih Online, Ajarkan Anak Pentingnya Keamanan Internet
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
2 dari 6 halaman

Keamanan Internet

Keamanan di internet sangat penting di situasi sekarang. Misalnya, seorang anak yang menggunakan laptop orangtua untuk mengunduh program sekolah yang ternyata mengandung malware. Ini dapat mengakibatkan hilangnya data pekerjaan, serta memungkinkan email dibajak untuk spam.

Oleh karena itu, penting untuk mendidik anak-anak tentang praktik kebersihan siber yang baik karena ancaman dunia maya yang dihadapi oleh anak-anak dan organisasi, semuanya saling terkait.

 

3 dari 6 halaman

Rekomendasi

Untuk memastikan anak memiliki pengalaman online positif selama pandemi, Kaspersky memiliki rekomendasi berikut:
- Komunikasi terbuka dengan anak-anak. Buka dialog yang konstan dengan anak-anak akan membantu mereka memahami lebih baik apa yang sedang terjadi 
- Mengajarkan anak untuk menghindari mengklik email dari sumber yang tidak diverifikasi
- Mengedukasi anak tentang penipuan online 
- Tidak pernah ada kata terlalu muda untuk belajar. Jika anak dapat menggunakan internet untuk menonton film atau mengunduh game, maka ajari mereka cara memerhatikan hal-hal seperti keaslian situs web dan ekstensi unduhan file
- Diskusi dan main bersama. Carilah waktu yang tepat untuk bermain game dengan anak-anak Anda. Hal ini tidak hanya memperkuat ikatan dengan mereka, tetapi juga memungkinkan orangtua untuk memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa yang dilakukan anak di waktu luang mereka

Bisa juga memasang sofware pengamanan yang memiliki perlindungan antivirus dan anti-ransomware, keamanan webcam, dan 87 teknologi lainnya untuk melindungi keluarga dari ancaman kejahatan siber.

4 dari 6 halaman

Trik Jitu Cegah Anak Melihat Konten Negatif di Internet

Dream - Sekolah dan belajar secara online membuat anak tak bisa dilepaskan dari internet. Mereka kini lebih bahkan bisa lebih pintar menggunakan banyak fitur di internet, yang bahkan orangtuanya sendiri tidak tahu.

Internet memang bisa mempermudah anak belajar, termasuk menyelesaikan tugas sekolah dan juga sebagai hiburan selama di rumah saja karena pandemi.

Meski demikian, fungsi kontrol harus tetap dilakukan oleh orangtua, pasalnya konten negatif yang bisa berdampak buruk bagi anak bisa muncul dari banyak akses.

Ada beberapa trik penting yang bisa dilakukan orangtua untuk membuat akses internet anak tetap sehat. Hanya mengakses yang bermanfaat dan hiburan sesuai usia serta durasinya bisa dikontrol.

Orangtua bisa melakukan trik-trik berikut yang sebenarnya sangat mudah.

 

5 dari 6 halaman

Instal YouTube Kids

Anak suka sekali dengan YouTube, melihat konten video yang atraktif. YouTube biasa berisi banyak video edukatif, sayangnya iklan atau video suggestion terkadang berisi konten yang tak layak untuk anak.

Untuk anak-anak usia 7 tahun ke bawah, sebaikya diberikan YouTube Kids. Aplikasi ini hanya tinggal diunduh di PlayStore, bisa diatur durasi akses dan kontennya pun telah dikurasi aman bagi anak. Layak dicoba!

 

6 dari 6 halaman

Perhatikan durasi akses

Selama di rumah anak memang bisa dengan bebas menggunakan internet, tapi pastikan saat malam di waktu tidur mereka mengikuti jadwal. Pasalnya, libur sekolah telah usai dan mereka harus kembali siap belajar pagi hari.

Saat malam hari, matikan akses wifi di rumah. Berikan waktu untuk mengakses internet hanya untuk belajar dan hiburan selama maksimal 2 jam. Dengan begitu akan melatih anak lebih disiplin.

Selalu update dengan perkembangan

Teknologi berubah dengan cepat setiap saat. Sebagai orangtua kita harus bisa terus mengikuti perkembangan teknologi agar tak ketinggalan. Kita juga harus mengetahui konten-konten mana yang tak pantas untuk diakses oleh anak-anak.

Orang tua membutuhkan aplikasi pengontrol yang bisa mengawasi kegiatan anak selama menggunakan internet. Sudah banyak aplikasi yang mendukung agar kita bisa tetap menjaga lingkungan yang sehat untuk perkembangan anak. Selengkapnya baca di Diadona.id.

Join Dream.co.id