Ribuan Anak Terjerat Kasus Hukum Sepanjang 2018

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  9 Januari 2019 11:59

Pada 2018, kasus hukum terhadap anak-anak di Indonesia termasuk tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Dream - Jumlah kasus kejahatan yang terjadi pada anak, setiap tahun cenderung meningkat. Hal ini diungkapkan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto. Pada 2018, KPAI mencatat ada 4.885 kasus yang menjadikan anak sebagai pelaku atau korban.

" Kasus pengaduan yang masuk di KPAI, tahun 2015 berjumlah 4.309 kasus, kemudian tahun 2016 mencapai 4.622 kasus, selanjutnya tahun 2017 berjumlah 4.579 kasus dan tahun 2018 mencapai 4.885 kasus," ujar Susanto di kantornya, Jakarta, Selasa 8 Januari 2019.

Susanto merinci, kasus yang menjerat anak baik sebagai pelaku atau korban antara lain kasus anak berhadapan dengan hukum sebanyak 1.434, keluarga dan pengasuhan alternatif sebanyak 857 kasus, pornografi dan cyber crime 679 kasus.

Selanjutnya ada di pendidikan sebanyak 451 kasus, kesehatan dan NAPZA 364 kasus, trafficking dan eksploitasi anak 329 kasus. Sementara dalam hal sosial dan anak di situasi darurat sebanyak 302 kasus, agama dan budaya 246 kasus, hak sipil dan partisipasi 147 kasus dann kasus perlindungan anak lainnya sebanyak 76.

" Data ini per tanggal 31 Desember 2018 pukul 18.00 WIB," ucap Susanto.

Susanto menjelaskan, sejak 2015, jumlah kasus pada 2018 ini paling tinggi. Tapi, jika merujuk pada data kasus yang menimpa anak pada tahun 2014, KPAI mencatat ada 5.066 kasus.

" Potret pelanggaran hak anak dari tahun ke tahun terjadi secara fluktuatif," kata dia.

Sandiaga Uno Akan Berantas Stunting Berdasar Pengalaman Pribadi
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Sandiaga Uno Sebut Anak Muda Tersingkir Tenaga Kerja Asing
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :