Rasulullah Sangat Tak Suka Orangtua yang Pilih Kasih, Mengapa?

Ibu Dan Anak | Minggu, 3 Mei 2020 10:27

Reporter : Mutia Nugraheni

“Samakanlah pemberianmu kepada semua anak-anakmu.” (HR. Baihaqi dan Thabrani)

Dream - Sebagai orangtua, usahakan untuk selalu berbuat adil pada tiap anak. Tahukah Sahabat Dream, Nabi Muhammad SAW sangat membenci orangtua yang pilih kasih.

Yaitu saat orangtua memberikan perhatian dan kasih sayang yang lebih pada satu anak saja dibandingkan dengan saudara lainnya. Mengapa pilih kasih orangtua sangat dibenci Rasulullah?

Dikutip dari DalamIslam.com, banyak yang tak menyadari sikap pilih kasih orangtua bisa memicu konflik keluarga yang sangat besar. Membuat hilangnya ketenangan dalam keluarga, rasa iri dengki kakak dan adik, bahkan sampai putusnya silahturahim antar saudara.

Lantas, bagaimana pula dengan hukum berbuat adil kepada setiap anak kandung? Rasulullah pernah menyuruh sahabat beliau yaitu Basyir bin Sa-ad Al Anshory untuk berlaku adil terhadap seluruh anak-anaknya saat ia lebih mengutamakan putranya yang bernama Nu’man dari suadara-saudaranya.

Nu’man bin Basyir bercerita, “ Ayahku menginfakkan sebagian hartanya untukku. Ibuku – ‘Amrah binti Rawahah – kemudian berkata, ‘Saya tidak suka engkau melakukan hal itu sehingga menemui Rasulullah’. Ayahku kemudian berangkat menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai saksi atas sedekah yang diberikan kepadaku. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadanya, ‘Apakah engkau melakukan hal ini kepada seluruh anak-anakmu?’ Ia berkata, ‘Tidak.’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata, ‘Bertaqwalah kepada Allah dan berlaku adillah kepada anak-anakmu.’ Ayahku kemudian kembali dan menarik lagi sedekah itu.” (HR. Muslim)



Rasulullah Sangat Tak Suka Orangtua yang Pilih Kasih, Mengapa?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
2 dari 5 halaman

Haram Jika Tak Berlaku Adil

Melalui hadits di atas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kepada umatnya untuk senantiasa berlaku adil terhadap setiap anak kandung. Adil dalam hal ini mencakup berbagai hal seperti adil saat memberikan hadiah, kasih sayang, menerapkan aturan, pendidikan, dan lain-lain.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “ Samakanlah pemberianmu kepada semua anak-anakmu.” (HR. Baihaqi dan Thabrani)

Dalam riwayat lain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “ Bersikaplah adil di antara anak-anak kalian dalam hibah, sebagaimana kalian menginginkan mereka berlaku adil kepada kalian dalam berbakti dan berlemah lembut.” (HR. Baihaqi)

Jika orang tua bersikap tidak adil tanpa alasan yang jelas yakni memperlakukan satu orang anak secara berbeda atau lebih istimewa dari yang lainnya maka hukum pilih kasih terhadap anak dalam Islam adalah haram sebagaimana hukum membeda-bedakan anak dalam Islam.

Selengkapnya baca di sini.

3 dari 5 halaman

Sabar Menanti Hadirnya Buah Hati, Islam Ajarkan Hal Ini

Dream - Bagi pasangan suami istri yang kini tengah berusaha untuk mendapatkan keturunan, pastinya akan menghadapi banyak ujian. Mulai dari perbedaan pendapat, melakukan pemeriksaan berjam-jam, hingga harus menghadapi omongan orang lain.

Itu hanya sebagian cobaan, karena seringkali selama menanti momongan, suami istri justru mengalami konflik yang cukup besar. Dalam hal ini, kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Zakaria bisa jadi teladan.

Keduanya diuji Allah SWT dengan penantian buah hati selama puluhan tahun. Islam mengajarkan kesabaran. Seperti janji Allah SWT dalam surah Az Zumar ayat 10. Dalam surat tersebut tertulis:

 Az zumar
© Bincang Muslimah

" Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas" .

 

4 dari 5 halaman

Ujian dari Allah SWT

Dikutip dari Bincang Muslimah, belum diberikannya buah hati merupakan suatu ujian dari Allah SWT untuk hambanya. Dalam Tafsir Ibn Katsir, Al-Auza’iy mengatakan bahwa pahala mereka tidak ditukar ataupun ditimbang melainkan diberikan secara borongan tanpa perhitungan.

Ibnu Juraij juga mengungkapkan bahwa pahala mereka tidak diperhitungkan melainkan ditambah terus-menerus. Dengan demikian ganjaran pasangan yang terus bersabar dalam menanti momongan adalah tiada batasnya.

 

5 dari 5 halaman

Cobalah Lakukan Hal Ini Agar Sabar Menanti Momongan

Pertama adalah saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran. Saat menanti kehadiran buah hati , hendaklah antara suami dan istri saling mendukung satu sama lainnya. Saling memberi semangat dan mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran. Jangan sampai dalam penantian ini yang terjadi justru pertengkaran antara suami istri karena saling menyalahkana. Hindari sikap saling menyalahkan.

Kedua adalah semangat berikhtiar karena Allah. Selalu berikhtiar dan tidak mudah menyerah adalah langkah tepat bagi pasangan suami istri yang sedang menanti kehadiran buah hati yang tak kunjung hadir.

Banyak cara yang dapat pasangan ini lakukan. Seperti rajin berkonsultasi kepada para ahlinya, mengonsumsi makanan yang akan berpengaruh pada meningkatnya kesuburan, meminum susu, obat, madu, atau ramuan-ramuan herbal yang dipercaya dapat membantu dalam proses pra-kehamilan.

Ikhtiar lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan memperbanyak ilmu mengenai hal berkaitan, yakni tentang reproduksi, pra-kehamilan, dan masih banyak lagi. Selengkapnya baca di sini.

Join Dream.co.id