Tumbuh Kembang Anak Tak Bisa Diulang, Pantau Lewat Buku KIA

Ibu Dan Anak | Jumat, 30 Juli 2021 16:03

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya

Jangan sampai lalai, pastikan anak tumbuh secara optimal

Dream - Memantau pertumbuhan anak secara rutin menjadi kewajiban semua orangtua. Hal ini untuk memastikan buah hati tumbuh normal sesuai usianya.

Dengan pemantauan yang tepat, Sahabat Dream dapat mengindikasi masalah yang terjadi pada si kecil sejak dini. Apalagi di 1000 hari pertama kehidupan anak, masa emas ini sangat berpengaruh hingga buah hati tumbuh dewasa nanti.

Di 1000 hari pertama, tubuh anak sedang membangun fondasi kehidupan dari segi kesehatan, pertumbuhan, hingga perkembangan saraf. Masa ini tidak akan terulang, orangtua harus mendukung dan memantau secara tepat agar perkembangan anak optimal.

 dr Fitri
© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Orangtua harus tahu apa saja checklist yang dapat dilakukan anak pada kelompok usianya, jika terjadi keterlambatan bukan berarti anak bermasalah, mungkin kurang stimulasi dan ini masih bisa diperbaiki,” kata Dr. dr. Fitri Hartanto, Sp.A(K), Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang pada konferensi virtual Pentingnya Buku KIA untuk Orangtua Pantau Kesehatan kolaborasi Kementerian Kesehatan dan PT Tirta Investama yang tergabung dalam grup Danone Indonesia dalam rangka perayaan Hari Anak Nasional, 29 Juli 2021.

Stimulasi tidak boleh diabaikan, karena jika dilakukan dengan tepat akan sangat mempengaruhi pertumbuhan anak dari segi fisik dan kognitif. Stimulasi juga menguatkan kemampuan perkembangan dasar anak agar optimal sesuai kelompok usia.

Tumbuh Kembang Anak Tak Bisa Diulang, Pantau Lewat Buku KIA
Sumber: Shutterstock
2 dari 3 halaman

Pantau Proses Pertumbuhannya dengan Buku KIA

Sahabat Dream mungkin bingung apa saja hal yang menjadi checklist poin anak di usianya. Termasuk stimulasi dan nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) bisa dijadikan panduan untuk mengetahui tahapan tumbuh kembang anak. Biasanya, buku ini diberikan di Posyandu, Puskesmas, klinik dan RS tempat ibu dan anak melakukan pemeriksaan rutin.

Namun, kondisi pandemi membuat akses terhadap layanan kesehatan terbatas. Kabar baiknya, kini Sahabat Dream bisa mengunduh di https://bit.ly/BUKUKIA2020Ver secara gratis. Buku KIA juga tersedia pada aplikasi m-KIA yang dapat diunduh melalui Play Store.

 Buku KIA
© Buku KIA

" Buku ini sudah menjadi kebijakan nasional dan direkomendasikan WHO sebagai metode pencatatan tumbuh kembang anak yang efektif, dan 15 negara juga rutin mengirimkan perwakilan ke Indonesia untuk mempelajari penerapan dari Buku KIA," jelas dr. Ni Made Diah, P.L.D.,MKM, Koordinator Poksi Kesehatan Balita dan Anak Usia Prasekolah pada kesempatan yang sama.

Beragam informasi lengkap tentang pemenuhan gizi seimbang anak, panduan pemberian stimulasi, imunisasi, catatan kesehatan anak hingga lingkungan yang baik untuk tumbuh kembang anak dijelaskan dalam BUKU KIA. Buku ini juga digunakan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) bagi ibu hamil dan balita untuk memantau perkembangan anak secara rutin.

Setiap ibu hamil harus mendapat satu buku KIA. Jika ibu melahirkan bayi kembar, maka ibu memerlukan dua buku ini. Hal ini untuk memantau tumbuh kembang buah hati agar tidak ada kelalaian dari segi nutrisi, stimulasi hingga imunisasi pada tiap anak.

Meskipun berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukan 75,2% ibu hamil dan 65,9% balita memiliki Buku KIA. Namun pengisiannya belum optimal.

" Orangtua dianjurkan melakukan pemantauan mandiri dengan Buku KIA di kala pandemi ini. Hal ini untuk menekan angka balita stunting," jelas Drg. Kartini Rustandi, M.Kes, Plt Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI pada kesempatan yang sama.

Seperti diketahui, angka stunting masih sebesar 27,7 persen hingga 2019. Hal ini mengindikasi bahwa 3 dari 10 balita mengalami stunting.

Untuk itu, orangtua harus lebih teliti dan bertanggung jawab memantau tumbuh kembang buah hati dan melakukan beragam panduan imunisasi, stimulasi, gizi dan kesehatan anak melalui Buku KIA.

3 dari 3 halaman

Mengatasi Gangguan Sedini Mungkin

Demi mendukung generasi emas di Hari Anak Nasional 2021 " Anak Terlindungi, Indonesia Maju" , Dokter Fitri tak hentinya mengingatkan kepada para orangtua agar memanfaatkan buku KIA dengan semaksimal mungkin. Sebab melalui buku tersebut orang tua bisa memantau secara konsisten tahapan tumbuh kembang anak.

Jika secara dini terdapat gangguan tumbuh kembang akan dapat ditindaklanjuti segera agar perawatan lebih cepat dilakukan. Dengan demikian, tumbuh kembang anak tidak terhambat. 

 dr Fitri
© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Jika masalah tumbuh kembang lebih cepat terdeteksi, maka intervensi yang akan dilakukan tentunya akan lebih mudah dan fokus. Selain itu, tenaga kesehatan juga mempunyai waktu yang cukup dalam membuat rencana tindakan atau intervensi yang sesuai,” kata dr. Fitri. (mut)

Join Dream.co.id