Pertanda yang Muncul Jika Anak Mengalami Disleksia

Ibu Dan Anak | Senin, 27 April 2020 12:02
Pertanda yang Muncul Jika Anak Mengalami Disleksia

Reporter : Mutia Nugraheni

Anak dengan disleksia mungkin lemah dalam proses mempelajari tata bahasa, memori, dan mengurutkan suatu rangkaian.

Dream - Mendampingi anak-anak belajar selama pandemi Covid-19 dibutuhkan kepekaan dan kesabaran. Orangtua bisa jadi lebih mengenali kemampuan dan kekurangan anak dalam hal akademik.

Salah satu masalah yang mungkin ditemui orangtua saat menemani anak belajar adalah ketika mereka kesulitan adalah membaca, mengeja dan/atau menulis. Kesulitan ini bisa tanda kalau anak mengalami disleksia.

Disleksia adalah perbedaan proses belajar yang membuat penyandangnya mengalami kesulitan dalam membaca, menulis, dan/atau mengeja. Dikutip dari rilis Dyslexia Association of Singapore (DAS), anak-anak dengan disleksia mungkin lemah dalam proses mempelajari tata bahasa, memori, dan mengurutkan suatu rangkaian.

 

2 dari 4 halaman

Disleksia dapat dikenali dengan tanda-tanda sebagai berikut:

- kesulitan membedakan huruf yang mirip seperti b/d atau p/q

- kesulitan mengurutkan huruf menjadi rangkaian kata, menafsirkan " pesawat" sebagai " sepawat" atau " buku" sebagai " kubu"

- pengurangan huruf dalam kata-kata, seperti membaca " terbang" sebagai " terang"

- beberapa tanda lain termasuk tulisan tangan yang berantakan dan pengurangan huruf atau kalimat ketika membaca naskah.

 

3 dari 4 halaman

Mimpi Buruk Bagi Anak

Sekolah dapat menjadi mimpi buruk bagi anak-anak dengan disleksia. Tanpa disadari, seorang anak dengan kesulitan belajar sering merasa tidak diinginkan di sekolah bahkan di era sistem pendidikan modern, karena orang-orang di sekitarnya termasuk guru, masih menganggap mereka bodoh atau malas.

Berdasarkan data Dyslexia Association of Singapore (DAS), diperkirakan ada sekitar 10 persen dari total populasi dunia menderita disleksia, sehingga tidak jarang kita akan menemui anak-anak yang mengalami kesulitan belajar akibat disleksia. .

 

4 dari 4 halaman

Kesulitan Menulis dan Membaca

Meski begitu, disleksia tidak memengaruhi tingkat kecerdasan seseorang. Seperti anak-anak lain, anak-anak dengan disleksia memiliki kekuatan dan kelemahan yang unik - mereka mungkin mengalami kesulitan dalam pengembangan tata bahasa tetapi sangat berbakat di bidang lainnya.

Sebagai contoh, seorang anak dengan disleksia dapat memiliki kesulitan untuk menulis dan membaca kata-kata sederhana, namun di saat yang sama sangat pandai dalam musik, olahraga atau seni.

 

Join Dream.co.id