Perlindungan Privasi Anak di Internet yang Tak Boleh Diabaikan

Ibu Dan Anak | Senin, 7 Juni 2021 16:00

Reporter : Mutia Nugraheni

Data anak bisa jadi bocor dan dimanfaatkan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Dream - Teknologi digital mempermudah segalanya. Kita bisa memesan apapun hanya lewat gadget, anak juga bisa sekolah secara online, tapi ada satu yang kerap diabaikan, yaitu keamanan privasi.

Privasi anak di internet kini semakin terancam. Akrab dengan penggunaan internet sejak dini membuat banyak anak kehilangan privasinya. Berbagai aplikasi digunakan untuk sekolah, belum lagi tugas online dan game.

Data anak bisa jadi bocor dan dimanfaatkan oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Untuk itu penting melakukan hal-hal berikut pada buah hati agar mereka terbiasa melindungi privasinya di internet.

1. Mengajarkan tentang privasi
Sebagai orangtua, kita tidak bisa terus menjaga anak selama 24 jam, mengawasi setiap situs yang dibuka atau apapun yang ia akses di internet. Apalagi dengan kecakapan berinternet anak-anak masa kini, tentu yang bisa kita lakukan adalah dengan memberi pemahaman tentang privasi dan keamanan berinternet, bermain media sosial, dan lain sebagainya.

Berikan penjelasan kepada anak efeknya jika kita tidak melindungi privasi, dan apa yang harus dilakukan jika ada orang asing yang tiba-tiba mengenali dan menculiknya. Dengan cara ini, maka si kecil paham akan alasan mengapa ia harus melindungi privasi dirinya.

 

Perlindungan Privasi Anak di Internet yang Tak Boleh Diabaikan
Ilustrasi
2 dari 6 halaman

Lakukan Juga Hal Ini

2. Periksa gadgetnya
Sebagai orangtua, kita juga harus ikut melindunginya. Untuk anak yang masih di usia sekolah dasar, cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan memantau aktivitas anak sehingga kita tahu apa yang diakses, siapa yang menghubungi, siapa yang melakukan komunikasi, dan lain sebagainya.

3. Baca kebijakan privasi
Terpaut kebijakan privasi pada apliksi dan program, wajib dibaca dengan cermat. Kebijakan tersebut menolong anak menguasai data apa yang dikumpulkan terpaut informasi anak. Kebijakan meliputi bagaimana data tersebut digunakan serta dilindungi. Libatkan anak saat membaca kebijakan tersebut.

4. Sesuaikan pengaturan privasi anak
Kontrol orangtua sangat diperlukan untuk mengetahui apakah aplikasi atau program juga mengumpulkan data dari webcam, mikrofon, serta cookie. Pengaturan pribadi juga harus dilakukan pada akun media sosial anak, sehingga cuma yang mereka kenal saja yang bisa melihat lama medsosnya.

Selengkapnya baca di Fimela

3 dari 6 halaman

Bayi Dinamai Perusahaan Start-Up Demi Internet Gratis Selama 18 Tahun

Dream - Sebuah sayembara digelar oleh perusahaan start-up asal Swiss, Twifi. Dalam sayembara tersebut, para orangtua yang sedang menanti kelahiran bayi ditantang untuk menamai bayinya dengan Twifia jika yang lahir perempuan dan Twifus jika lahir seorang laki-laki.

Rupanya tantangan ini diterima. Ada pasangan yang baru saja mendapatkan bayi perempuan yang menamainya dengan Twifia. Keluarga ini pun berhak mendapatkan akses wi-fi gratis selama 18 tahun.

Orangtua yang identitasnya dirahasiakan itu berusia 30 dan 35. Mereka berpikir Twifia bukanlah nama yang buruk. Mendapatkan internet gratis selama 18 tahun dan memasukkan uang hadiah ke rekening tabungan untuk putrinya juga dianggap merupakan ide yang cukup baik.

Mereka memutuskan untuk meresmikan, dengan mencantumkan 'Twifia' sebagai nama tengah putri mereka di akta kelahirannya. " Semakin aku memikirkannya, semakin unik nama itu bagiku," kata ayah sang bayi.

 

4 dari 6 halaman

Identitas Disembunyikan

Setelah mempertimbangkan dengan cermat, pasangan tersebut memutuskan untuk tetap anonim. " Kami ingin tetap anonim bagi orang-orang di sekitar kami karena kami tidak ingin membenarkan diri kami sendiri, karena tuduhan telah menjual nama anak kami," kata ayahnya.

 Bayi Twifia
© Twifi Facebook

Bos Twifi, Philippe Fotsch, memuji keputusan pasangan itu. Fotsch berjanji untuk mempertahankan kesepakatan mereka, bahkan jika perusahaan itu bangkrut.

 

Sumber: Oddity

 

 

5 dari 6 halaman

Isengi Bayinya Sampai Nangis, Arief Muhammad Kena Sambit Istri

Dream - Ayah memang selalu punya banyak cara untuk menjahili anaknya, bahkan sampai menangis. Sementara para ibu paling sebal jika melihat buah hatinya dibikin menangis, termasuk oleh ayahnya sendiri.

Arief Muhammad, influencer yang baru saja dikaruniai seorang putra setelah menjalani program bayi tabung, rupanya juga demikian. Ia menggoda Ibrahim, putranya yang masih berusia 3 bulan sampai menangis.

Sang istri, Tiara Pangestika atau akrab disapa Tipang, yang berada di dekatnya tak terima. Setelah Arief menangisi anaknya, Tipang langsung gerak cepat membalas dengan memukul.

Momen kocak dan hangat ini diunggah Arief di akun Instagramnya.

 

 

6 dari 6 halaman

Lihat video lucunya

Arief cuma bisa pasrah. Pembalasan dari Tipang langsung diterima karena Arief bikin nangis anak sendiri. Jangan iseng lagi ya, Papa Arief.

"Disambit dong sama emaknya..," tulis Arief dalam video berikut.

      View this post on Instagram      

A post shared by ariefmuh (@ariefmuhammad) on

 

 

Join Dream.co.id