Ajak Anak Olahraga Sebelum Belajar Online, Bisa Tingkatkan Konsentrasi

Ibu Dan Anak | Senin, 8 November 2021 14:06

Reporter : Cynthia Amanda Male

Cari tahu tips berolahraga yang tepat bagi anak.

Dream - Tidak hanya orang dewasa, olahraga dan aktivitas fisik yang cukup setiap hari menjadi hal yang sangat penting bagi anak. Bukan hanya untuk pertumbuhan fisik, tapi juga mental dan konsentrasinya.

Anak disarankan untuk melakukan olahraga intensitas sedang 60 menit per harinya. Terutama, jika aktivitas fisiknya sangat minim.

" Olahraga dengan intensitas sedang selama 60 menit sehari memiliki banyak sekali manfaat untuk anak," ujar dr. Leny Pintowari, Spesialis Kedokteran Olahraga dalam Peluncuran Kampanye Edukatif 3M ABC dari Kemendikbudristek dan Kalbe Consumer Health, Jumat 5 November 2021.

Berolahraga secara rutin dapat membuat anak lebih mudah menjalani proses belajar mengajar. Hal ini menjadi sangat penting ketika anak perlu konsentrasi lebih tinggi saat belajar di rumah.

" Olahraga bisa meningkatkan fungsi kognitif, sehingga bisa juga meningkatkan kemampuan belajar anak. Meningkatnya kemampuan kognitif juga ditunjang dengan kondisi mental yang tetap terjaga jika rutin berolahraga," ujar dr. Leny.

Ajak Anak Olahraga Sebelum Belajar Online, Bisa Tingkatkan Konsentrasi
Anak Berolahraga Bersama Keluarga. (Source: Shutterstock)
2 dari 3 halaman

Manfaat olahraga bagi kesehatan anak

 Ibu dan Anak Merasa Lebih Sehat Saat Berolahraga© Shutterstock

Selain itu, tentunya, anak juga terhindar dari berbagai penyakit kronis, jantung dan fungsi pernapasannya lebih bugar, imunitas tubuh maupun berat badan terjaga, pertumbuhannya optimal, otot serta tulangnya pun lebih kuat.

" Minimal olahraga bisa dilakukan selama 12 menit yang terdiri dari pemanasan, latihan inti, dan pendinginan. Gerakan tersebut bisa diulang beberapa hari sekali atau di rumah," kata dr. Leny.

3 dari 3 halaman

Jenis gerakan yang disarankan

Jenis gerakan yang dilakukan anak pun tidak harus rumit dan berat. Gerakan sesederhana menarik napas, bertepuk tangan, memberi salam, dan hormat pun bisa dilakukan berulang ketika pemanasan.

Anak pun bisa mencoba melakukan gerakan yang kerap dilakukan orang dewasa seperti side lunges dan jumping jacks ketika masuk ke sesi latihan inti.

Sedangkan saat pendinginan, anak hanya perlu melakukan static stretching dengan melakukan pose seperti side lunges sambil melatih napas sebelum mengakhiri kegiatan berolahraga.

Di samping berolahraga, anak pun harus mengonsumsi makanan bergizi untuk menunjang tubuh kembang serta mempermudah proses belajar di rumah maupun sekolah. (mut)

Join Dream.co.id