Nadiem Makarim Gelar Tedhak Siten untuk Putrinya Secara Privat

Ibu Dan Anak | Senin, 1 Februari 2021 16:02

Reporter : Mutia Nugraheni

Hanya dihadiri oleh keluarga inti dan para sesepuh.

Dream - Bagi masyarakat Jawa, ada ritual yang kerap dilakukan dalam siklus hidup buah hati, yaitu Tedhak Siten. Ritual ini dilakukan saat pertama kali seorang anak belajar menginjakkan kaki ke tanah.

Rupanya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, termasuk orang yang masih menjunjung tinggi budaya Jawa. Beberapa hari lalu ia menggelar prosesi Tedhak Siten untuk putri bungsunya.

Acara tersebut digelar secara privat. Hanya dihadiri oleh keluarga inti dan para sesepuh. Pandemi tak menghambat sang Menteri untuk tetap melakukan Tedhak Siten, hal ini tentu sebagai ucapan rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta karena putri kecilnya tumbuh dengan sehat dan mulai belajar berjalan.

 Tedhak Siten putri Nadiem Makarim
© Instagram Nadiem Makarim

" Tedhak Siten kali ini sedikit berbeda karena dihadiri keluarga inti dan eyang saja, dan persiapan semua dikerjakan sendiri. Tapi jadi lebih intim malah rasanya. Semoga anak kami senantiasa diberikan kekuatan dan bekal kebahagiaan di dalam hidupnya," tulis Nadiem di akun Instagramnya.

Tedhak berarti menginjak, dan Siten artinya tanah. Ritual ini biasanya dilakukan para orangtua keturunan Jawa saat buah hatinya berusia sekitar tujuh atau delapan bulan. Makna dari Tedhak Siten adalah penghormatan terhadap bumi/ tanah yang memberi banyak hal dalam kehidupan manusia, juga mendoakan anak untuk siap menjalani kehidupan di masa depannya.

Sahabat Dream juga menggelar Tedhak Siten untuk si kecil?

 

Nadiem Makarim Gelar Tedhak Siten untuk Putrinya Secara Privat
Nadiem Makarim Dan Keluarganya/ Foto: Instagram Nadiem Makarim
2 dari 5 halaman

Curhat Nadiem Makarim 'Rusuhnya' Punya 3 Anak Balita di Rumah

Dream - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, termasuk orangtua yang sangat melindungi privasi anak-anaknya. Ia dan sang istri, Franka, sebisa mungkin tak mengunggah foto dan identitas putrinya secara detail di media sosial.

Tak heran saat Nadiem mengunggah foto dirinya saat menggendong sang putri, menarik banyak perhatian. Salah satu pendiri Gojek itu, tampak sangat menikmat momen menggendong buah hatinya yang masih bayi.

Foto yang sangat manis diunggah Nadiem di akun Instagram pribadinya @nadiemmakarim. Dalam keterangan foto, Nadiem juga curhat bagaimana rusuhnya situasi rumah dengan tiga anak balita.

 Nadiem Makarim
© Nadiem Makarim Instagram

" Adanya tiga anak kadang terasa sangat gaduh – kalau satu nangis, semua bisa ikut nangis. Salah satu momen di mana rumah bisa sejenak tenang adalah ketika mereka tidur,"  tulis Nadiem.

 

3 dari 5 halaman

Suka Iseng

Suasana rumah yang tenang justru membuat Nadiem merasa kangen. Akhirnya seperti kebanyakan ayah yang iseng, ia malah membangunkan anak-anaknya.

 Putri Nadiem Makarim Lakukan Upacara Tedak Siten
© MEN

" Kadang ingin saya iseng bangunin anak-anak karena sudah kangen dengan suara dan keramaian mereka," ungkap Nadiem.

Nadiem dan Franka Franklin kini memiliki tiga anak. Anak pertama berumur 3 tahun, anak kedua dua tahun dan yang paling kecil berusia 7 bulan.

4 dari 5 halaman

Tengok Sekolah di Bali Saat Pandemi, Nadiem Bebaskan Cara Belajar

Dream - Sejak pertengahan Maret 2020, seluruh kegiatan belajar mengajar diwajibkan dilakukan secara jarak jauh. Tatap muka dan berada di dalam ruangan tertutup harus dihindari karena meningkatkan risiko penularan Covid-19.

Hingga November 2020 saat ini, seluruh murid mulai jenang TK hingga mahasiswa masih harus menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ). Belajar sebenarnya bisa dilakukan dengan cara apapun dan di mana pun asal tetap memperhatikan keamanan bagi murid dan guru, hal ini kemudian dikenal dengan konsep Merdeka Belajar.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makriem, baru saja mengunjungi Bali. Di Pulau Dewata itu, ia memantau konsep belajar di alam yang diterapkan di TK Lingkungan Damai Puri, Gianyar, Bali.

" Anak-anak belajar dan diberikan pengenalan lingkungan melalui berbagai hal yang ada di sekitar mereka. Seperti beraneka ragam jenis tanaman, yang akan memberikan begitu banyak khasiat baik di dalam hidupnya," tulis Nadiem di akun Instagramnya.

5 dari 5 halaman

Dilakukan di Luar Ruangan

Rupanya, sebagian besar kegiatan belajar dilakukan di luar ruangan. Ada yang balai warga dengan suasana terbuka, termasuk juga di dekat sungai.

 Nadiem Makarim di Bali
© Instagram Nadiem Makarim

" Kegiatan belajar mengajar 90% dilakukan di luar ruang kelas tradisional, bahkan sampai ke dekat sungai, di taman dan di tengah lingkungan. Mereka adalah sekolah Merdeka Belajar karena adanya kebebasan pembelajaran di tingkat guru dan kepala sekolahnya.#merdekabelajar," ungkap Nadiem.

Suasana belajar tampak begitu menyenangkan karena situasi lingkungan sangat memungkinkan. Sayangnya, untuk di kota-kota besar hal tersebut sulit untuk dilakukan. Hingga saat ini belum ada tanda-tanda sekolah akan kembali dibuka karena kasus Covid-19 belum menurun signifikan di Indonesia.

Join Dream.co.id