Muridnya Bermain 'Squid Game' Sejumlah Sekolah Peringatkan Orangtua

Ibu Dan Anak | Jumat, 15 Oktober 2021 14:08

Reporter : Mutia Nugraheni

Serial ini tak boleh ditonton oleh mereka yang usianya masih di bawah 17 tahun.

Dream - Serial Korea 'Squid Game'yang disiarkan di aplikasi Netflix begitu populer di berbagai dunia. Bercerita tentang sejumlah orang yang melakukan permainan anak-anak tradisional Korea versi ekstrem demi mendapatkan uang.

Dalam aplikasinya, Netflix sudah mencantumkan kalau serial tersebut bukan untuk anak di bawah 17 tahun. Pasalnya adegannya memang sangat vulgar, baik berupa pembunuhan, darah, hingga adegan intim.

Penting bagi orangtua untuk mengawasi anak-anak di bawah 17 tahun yang penasaran dengan serial ini. Mungkin anak tak menontonnya di Netflix karena 'dikunci' sesuai umur dan akun, tapi mereka bisa melihat potongan adegannya di berbagai media sosial seperti Youtube, TikTok atau Instagram

Bukan tidak mungkin anak melihat adegan yang tak layak dikonsumsinya. Sekolah di Australia memberi peringatan pada para orangtua, karena beberapa anak bermain Squid Game di sekolah.

 

Muridnya Bermain 'Squid Game' Sejumlah Sekolah Peringatkan Orangtua
Squid Game
2 dari 6 halaman

Pantau Aktivitas Online Anak-anak

Kepala sekolah Dulwich Hill Public School di bagian barat Sydney, Linda Wickham, memberikan surat khusus pada para orangtua. Surat tersebut berisi peringatan bahwa permainan yang dimainkan anak terinspirasi dari Squid Game perlu mendapat pengawasan, jangan sampai anak menonton serial tersebut.

" Acara itu “ tidak cocok untuk anak-anak usia sekolah dasar dan sekolah menengah pertama”. Meminta orang tua untuk mengubah pengaturan Netflix mereka dan memantau aktivitas anak mereka secara online," ungkap Wickham, seperti dikutip dari KidSpot.

" Versi agresif dari permainan anak-anak, lampu merah, lampu hijau, dimainkan dalam seri," katanya.

Sekolah-sekolah di Belgia dan Essex, Inggris juga mengirimkan peringatan kepada orang tua karena para siswa ketahuan memainkan Squid Game versi mereka sendiri di taman bermain.

3 dari 6 halaman

Tren Pop It, Mainan Peredam Gelisah Anak

Dream - Bagi Sahabat Dream yang punya anak di bawah usia 10 tahun, mungkin ada yang minta dibelikan mainan Pop It. Mainan ini berbentuk gelembung warna warni beragam bentuk yang memang sedang tren.

Harganya juga sangat terjangkau dan aman bagi anak-anak. Terbuat dari silikon dan memainkannya sangat mudah. Anak-anak suka sekali memegangnya karena bertekstur lembut dan bisa membantu meredam kecemasan.

Dikutip dari Parents, mainan ini dikembangkan oleh Theo dan Ora Coster, pasangan suami istri dari Israel. Ketika saudara perempuan Ora meninggal karena kanker payudara pada pertengahan 1970-an, dia bermimpi tentang bidang payudara.

" Bayangkan sebuah bidang payudara, yang dapat Anda tekan dari satu sisi, lalu tekan dari sisi lain," Boaz Coster, putranya dan co-C.E.O. dari Theora Design, perusahaan mainan yang memproduksi Pop It.

Theo menciptakan prototipe, dan itu bertahan selama bertahun-tahun sampai putra pasangan itu menjualnya ke perusahaan game yang berbasis di Montreal, Foxmind. Foxmind memproduksi produk dalam silikon, dan dipasarkan sebagai permainan yang disebut Last One Lost, sebuah teka-teki di mana dua pemain menekan gelembung bersama-sama, dan pemain yang menekan yang terakhir kalah.

 Pop It© Pop It

Mulai dijual pada 2013 tapi tak terlalu laris. Baru kemudian di 2019, diluncurkan kembali dengan nama Pop It! dan populer di berbagai negara, setelah viral di media sosial TikTok.

Mainan Pop It ini bisa disukai anak dan orang dewasa bisa jadi karena efeknya yang bisa meredam kegelisahan. Efeknya mirip dengan Fidget Spinner, mainan yang diputar dan sangat populer beberapa tahun lalu.

" Anak-anak sangat menyukai Pop It selama pandemi dan saat belajar dari jarak jauh. Terutama di saat-saat seperti ini, mereka bisa menenangkan, mereka bisa menenangkan," kata Adrienne Appell, wakil presiden senior di The Toy Association.

 

4 dari 6 halaman

Manfaat Mainan Peredam Gelisah

Para ahli mengatakan bahwa mainan gelisah dapat membantu anak-anak fokus, terutama pada anak yang memiliki riwayat ADHD (attention deficit hyperactivity disorder). Itu karena tindakan gelisah (memainkan jari, permainan Pop It atau spinner) memungkinkan pikiran menjadi tenang dan fokus.

" Saya sering memberi tahu orangtua bahwa untuk anak, seperti bagi saya, jika kaki atau jari diam memang tampak aman tapi pikiran tidak. Akan ada lebih banyak masalah dengan fokus, bukan kurang," ujar Thomas Beck, MD, pakar tumbuh kembang anak.

Bermain Pop It efeknya mirip dengan memecahkan bubble wrap untuk membungkus paket agar tak pecah. Orang dewasa biasanya sangat menyukai hal ini. Tak heran kalau anak menyukai Pop It dan selalu membawanya ke mana pun. Tak masalah jika anak belajar online sambil mendengarkan guru dan tangannya bermain Pop It atau spinner, mainan tersebut bisa membantunya jadi lebih fokus.

5 dari 6 halaman

Bocah Perempuan Main Restoran di Rumah Bareng Ayah, Lucu Banget!

Dream - Bermain peran atau role play jadi aktivitas seru bagi anak-anak selama di rumah. Permainan ini bisa membuat anak jadi lebih kreatif dan membangkitkan imajinasinya.

Mereka juga bisa belajar berbagai profesi dan peran beragam orang-orang yang ada di sekitar. Untuk membuat permainan ini seru, orangtua butuh turun tangan. Seperti yang dilakukan Mazaya Amania dan ayahnya.

Mereka kerap membuat konten seru yang berisi bermain peran. Salah satunya saat Mazaya berperan sebagai pelayan restoran dan sang ayah menjadi pelanggan yang super galak.

 Instagram @mazayaamania© Instagram @mazayaamania

Bocah yang memiliki 45ribu follower di akun Instagram @mazayaamania ini jadi pelayan gemas. Ia memegang buku catatan dan pensil untuk menulis pesanan.

 

 

6 dari 6 halaman

Video Kocak yang Bikin Kaget

Mazaya sangat menggemaskan saat terkaget mendengar suara ayahnya yang jadi pelayan galak.

"Pelan pelan dong ngomongnya pak, saya kaget loh," kata Mazaya protes.

Komentar pun bermunculan. Seperti dari akun @saiful_muhammad81 yang menulis "Wkwk..sy jga kaget loh nduk cah ayu". Lalu komentar lainnya dari akun @gabyandiniputri yang menulis  "Lucu bner ekspresi nya dek".

Lihat saja videonya, dijamin bikin tertawa.

      View this post on Instagram

A post shared by Mazaya Amania (@mazayaamania)

Join Dream.co.id