Metode Mendidik Buah Hati Secara Islam yang Dicontohkan Rasulullah

Ibu Dan Anak | Jumat, 8 Mei 2020 14:03
Metode Mendidik Buah Hati Secara Islam yang Dicontohkan Rasulullah

Reporter : Mutia Nugraheni

Sebisa mungkin ayah dan ibu mengikuti kaidah-kaidah Islami dalam mendidik putra-putrinya.

Dream - Buah hati merupakan titipan dari Allah SWT. Kelak, para orangtua akan dimintai pertanggungjawabannya dalam mengurus anak-anaknya oleh Allah SWT.

Untuk itu, sebisa mungkin ayah dan ibu mengikuti kaidah-kaidah Islami dalam mendidik putra-putrinya.

Bagaimana caranya? Dikutip dari BincangMuslimah.com, ada enam metode mendidik anak dalam Islam menurut para ahli.

Metode ini bersumber dari perilaku Rasulullah SAW semasa hidup. Penting bagi orangtua untuk mengetahuinya.

1. Metode Qurani dan Nabawi
Pertama, metode dialog Qurani dan Nabawi. Maksud dialog dalam metode ini adalah pembicaraan antara dua orang atau lebih melalui tanya jawab yang di dalamnya ada inti pembicaraan. Yaitu menciptakan dialog yang berperan sebagai jembatan yang menghubungkan pemikiran antar manusia.

 

2 dari 4 halaman

2. Kisah Alquran dan Nabawi

Metode kedua ini berupa cara mendidik anak melalui media cerita tentang kisah-kisah teladan yang ada di dalam Alquran maupun pada masa Islam generasi pertama. Dalam Alquran, Allah SWT berfirman: “ Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al-Qur’an ini kepadamu.” (Q.S.Yusuf [12]:3)

 

3 dari 4 halaman

3. Keteladanan

Keteladanan adalah salah satu metode yang paling efektif dalam mendidik anak. Tanpa keteladanan, orangtua akan sulit mendapatkan ketaatan mutlak dari anaknya. Rasul dan tokoh baik lain yang terdapat dalam Alquran adalah suri tauladan dalam setiap detik kehidupan. Rasulullah SAW kerap mengajar dengan memberi contoh atau teladan.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, diceritakan bahwa: “ Rasulullah SAW senantiasa bangun untuk salat malam (tahajud) sehingga kedua mata dan kakinya bengkak. Lalu beliau ditanya: ‘Bukanlah Allah telah mengampuni segala dosamu yang telah lalu dan yang akan dating?’ Nabi menjawab: ‘Apakah tidak pantas aku menjadi hamba yang bersyukur?’”

 

4 dari 4 halaman

4. Metode praktik dan perbuatan

Metode ini adalah sebuah metode pendidikan dengan cara mengajari anak langsung tanpa memberikan teori yang bertele-tele. Metode ini bisa dipakai dalam mengajarkan adab kegiatan keseharian, misalkan cara makan dan minum. Dalam sebuah riwayat dikisahkan: “ Dari Ibnu ‘Abbas r.a., sesungguhnya Rasulullah Saw. bersabda: ‘Akrabillah anak-anak kamu dan didiklah mereka dengan adab yang baik’,” (H.R. Tabrani)

Baca penjelasan selengkapnya di sini

Join Dream.co.id