Maksimalkan Bermain, Efektif Redam Stres Anak Saat Pandemi Covid-19

Anak bermain (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  10 April 2020 10:28

"Anak juga tertular kecemasan yang dialami orangtua".

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Kekhawatiran dan ketakutan adalah hal normal yang dialami anak. Bisa terjadi saat mereka bersama teman sebaya, di sekolah atau ketika keadaan sangat berbeda dari biasanya.

Level rasa cemas anak bisa jadi makin besar dan tertanam dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang. Tak bisa lagi bebas bermain di luar, tak bisa ke sekolah, apalagi bertemu dengan teman untuk main bersama.

" Tak hanya itu, anak juga tertular kecemasan yang dialami orangtua. Kondisi yang tak pasti, lalu berita soal pandemi tak dipungkiri sangat berdampak pada level stres orangtua yang pada gilirannya juga berdampak pada anak," kata Katie Hurley, seorang psikoterapis yang berbasis di Los Angeles dan penulis The Happy Kid Handbook.

Kabar baiknya, level kecemasan anak bisa diturunkan dengan bermain yang merupakan penangkal sempurna bagi rasa takut. Bermain merupakan pereda ketegangan efektif bagi anak.

" Anak-anak menggunakan permainan imajiner dan manipulatif (boneka, boneka binatang, batu bata bangunan, dll) untuk mengekspresikan emosi yang sulit mereka ungkapkan. Misalnya, anak-anak dapat mendirikan tembok panjang dari balok mainan untuk memberitahu ketakutan yang dialami," ujar Hurley.

 

Selanjutnya : Ungkapan Emosi yang Tak Bisa Dilontarkan
Melihat Kelanjutan Nasib Konser Tunggal Ayu Ting Ting
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
PSBB Jakarta Ditambah Sampai 4 Juni, Anies Baswedan- Bisa Jadi yang Terakhir
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :