Kontrol Teriakan Pada Anak dengan Cara Ini

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  7 Januari 2019 14:13

Memang bisa dengan cepat membuat situasi stabil, tapi ternyata secara jangka panjang sangat tidak efektif

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Sebagai manusia yang memiliki emosi, sangat normal bagi kita melampiaskannya lewat teriakan. Sayangnya, jika berhadapan dengan anak, teriakan ini bisa menjadi contoh buruk baginya dan berdampak negtif bagi perkembangannya.

Orangtua berteriak karena mereka kerap 'ditarik' dengan situasi dan pertanyaan serta tanggung jawab yang berbeda dalam waktu yang sama. Hal ini tentu memicu frustrasi.

" Mereka melihat anak-anak mereka berkelahi atau melakukan sesuatu yang tidak mereka setujui. Ini semacam respons otomatis tapi haud belajar mengendalikannya," kata Nina Howe, profesor pendidikan anak usia dini di Concordia University.

Teriakan memang bisa dengan cepat membuat situasi stabil, tapi ternyata secara jangka panjang sangat tidak efektif. Anak akan terbiasa dengan teriakan, saat mendengar suara ibunya meninggi, ia baru mendengarkan.

Anak juga akan meniru jika dihadapkan dengan situasi yang sama. Jangan heran jika suatu hari orangtua dan anak saling meneriaki, karena anak mencontoh apa yang dilihatnya setiap hari.

 

Selanjutnya : Cara Efektif Mengontrolnya
Streaming Catat! Ini Cara Menyimpan Uang Rp75 Ribu Agar Tak Mudah Rusak
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Streaming Catat! Ini Cara Menyimpan Uang Rp75 Ribu Agar Tak Mudah Rusak
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :