Ketenangan Dibutuhkan Saat Hadapi Anak Demam

Ibu Dan Anak | Jumat, 13 September 2019 10:03
Ketenangan Dibutuhkan Saat Hadapi Anak Demam

Reporter : Mutia Nugraheni

Saat ibu atau ayah panik, anak malah makin rewel.

Dream - Melihat si kecil demam seringkali membuat orangtua merasa khawatir, pasalnya anak akan cenderung lebih rewel dari biasanya. Hal ini menandakan bahwa si anak merasa tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya.

Sebenarnya, tak perlu panik karena demam adalah tanda bahwa tubuh sedang berusaha untuk melawan infeksi. Tidak semua demam harus diobati ke dokter, Sahabat Dream bisa mengatasi demam anak dengan pengobatan rumahan saja.

Lalu, bagaimana solusi tepat tanpa drama menangani anak demam?

2 dari 7 halaman

Tenang

" Langkah awal adalah menenangkan si kecil agar ibu juga bisa merasa dan berpikir lebih tenang," kata Jovita Ferliana, M.Psi, seorang psikolog anak dalam acara peluncuran Hansaplast Cooling Fever, di Jakarta, 12 September 2019.

Berikan sapaan pada si kecil dengan lembut dan tenang serta berikan sentuhan dan pelukan. Ibu juga bisa mengalihkan perhatian si kecil dari demam dan membuatnya merasa lebih tenang dengan bercerita kepada si kecil dan mengajaknya membuat cerita sendiri dengan karakter dan gambar kesukaan nya.

" Anak melihat reaksi ibu yang panik anak akan tambah rewel, dan berpengaruh pada suhu tubuh anak menjadi tambah tinggi. Jadi ibu tidak boleh panik dan harus tenang," kata Jovita.

3 dari 7 halaman

Kompres

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada anak karena demam, bisa memberikannya obat pereda demam sesuai dosis. Bisa juga menggunakan cooling fever, yaitu patch dingin yang ditempelkan di dahi anak, seperti Hansaplast Cooling Fever.

 Hansaplast Cooling Fever
© Dream

Produk kompres demam tersebut memiliki efek membantu dan menenangkan anak dengan kesejukan. Aromanya menenangkan dengan karakter tokoh Disney yang banyak disukai anak.


Laporan Vika Novianti umar

 

4 dari 7 halaman

3 Hal yang Penting Diperhatikan Saat Buah Hati Demam

Dream - Demam pada anak jadi hal yang kerap membuat orangtua panik. Suhu tubuh yang naik, lebih hangat dari biasanya sebenarnya belum masuk kategori demam. Seorang anak dikatakan mengalami demam jika suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius.

Suhu tersebut berdasarkan ukuran suhu di dubur. Biasanya saat diperiksa di area tubuh lain, suhunya akan lebih rendah. Untuk itu penting untuk menyediakan termometer di rumah.

Memantau suhu tubuh anak saat dirasa suhu tubuhnya lebih tinggi dari biasanya memang sangat penting. Jika demam mencapai 40 bahkan 41 derajat celcius, maka harus bersiap-siap ke dokter. Terutama jika anak memiliki riwayat kejang saat demam.

Ada tiga hal penting yang harus diketahui ayah bunda saat menghadapi anak demam. Segera cari tahu.

5 dari 7 halaman

1. Buat si kecil merasa nyaman

Saat demam di suhu 38 derajat, anak akan merasa sangat tidak nyaman. Saat tidur menjadi gelisah, selalu minta digendong, menangis, rewel dan sangat sulit untuk tenang. Hal ini sangat dimaklumi karena tubuhnya sangat tidak nyaman.

Hal yang bisa dilakukan adalah membuatnya nyaman dengan memakaikan pakaian berbahan lembut. Biasanya anak akan merasa lengket, gerah dan penuh keringat. Bisa dimandikan atau dilap dengan air hangat tapi jangan terlalu lama. Mengompresnya dengan air biasa juga bisa dilakukan.

Jika demam naik turun dan anak tak kunjung tenang, bisa berikan obat pereda nyeri seperti parasetamol sirup. Sesuaikan dosisnya dengan berat badan anak agar efektif.

6 dari 7 halaman

2. Berikan banyak minum

Jangan sampai anak mengalami dehidrasi saat demam. Pasalnya, tubuh akan kehilangan banyak cairan saat tubuh mengalami demam. Selalu berikan air putih, bisa juga air putih biasa, jus atau mungkin susu. Buah kaya air seperti melon dan semangka juga bisa diberikan.

7 dari 7 halaman

3. Monitor gejala serius

Perhatikan perubahan gejala atau perilaku anak. Jika tertidur dan tak kunjung bangun, harus waspada. Anak bisa saja kehilangan kesadaran. Hati-hati juga saat suhu demam meningkat, risiko kejang bisa saja terjadi. Pantau selalu suhu dan gejala yang muncul.

Jika memang dirasa kondisi anak semakin memburuk, bawa ke dokter dan jelaskan apa saja gejala yang muncul, obat yang sudah diberikan dan hal yang sudah dilakukan. Hal ini akan sangat membantu dokter menegakkan diagnosis.

Sumber: Emedicine

Join Dream.co.id