Kecerdasan Emosi Lebih Menentukan Masa Depan Anak, Mengapa?

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  29 September 2020 08:02

Selama ini kecerdasan intelektual (IQ) dianggap jadi modal yang sangat penting bagi masa depan anak, ketahui faktanya.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Standar akademik saat ini tentunya sudah jauh berbeda dari lima atau 10 tahun lalu. Anak-anak usia sekolah dasar (SD) kini sudah sangat andal dengan teknologi, menggunakan tablet dan komputer dan mengusai bahasa asing.

Hal ini membuat persaingan mereka di dunia kerja nantinya juga akan semakin sengit. Kondisi tersebut membuat para orangtua berlomba untuk memberi pendidikan terbaik untuk anak-anaknya. Kemampuan akademik anak digenjot secara maksimal.

Kecerdasan intelektual (IQ) dianggap jadi modal yang sangat penting bagi masa depan anak, juga dalam menentukan gengsi. Benarkah demikian? Ternyata menurut Daniel Goleman, seorang psikolog asal Kanada, mengungkap kalau IQ (Intelligence Quotient) hanya membentuk 20 persen dari faktor-faktor yang menentukan kesuksesan hidup,

" Kekuatan lain seperti kecerdasan emosi (EQ), kekayaan, temperamen, tingkat pendidikan keluarga, dan keseimbangan berperan lebih besar. Itu berarti keterampilan kognitif memang akan membantu secara akademis, tapi harus dilengkapi dengan keterampilan sosial-emosional seperti motivasi, ketekunan, kontrol impuls, dan kemampuan untuk menundan kepuasan," ujar Goleman, dikutip dari Todays Parent.

 

Selanjutnya : Prediktor Masa Depan
BERANI BERUBAH: Mobil Wifi Penyelamat Siswa
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
BERANI BERUBAH: Mobil Wifi Penyelamat Siswa
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :