Kebiasaan Anak Ini Jadi Tanda Kecerdasan Emosi yang Baik

Ibu Dan Anak | Selasa, 21 Juli 2020 10:04

Reporter : Mutia Nugraheni

Kecerdasan secara akademik memang penting, tapi tanpa kecerdasan emosi yang baik anak bisa jadi bermasalah dengan dirinya sendiri.

Dream - Aspek kematangan dan kecerdasan emosi pada anak merupakan hal yang tak boleh dianggap sepele. Kecerdasan emosi akan membuat anak tahan banting, tak mudah menyerah dan bisa mengatasi emosinya dengan baik.

Kecerdasan secara akademik memang penting, tapi tanpa kecerdasan emosi yang baik anak bisa jadi bermasalah dengan dirinya sendiri dan orang lain di kemudian hari, terutama ketika beranjak dewasa.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak yang cerdas secara emosional memiliki hubungan yang lebih baik dengan orang lain dan mendapatkan nilai yang lebih baik.
Kecerdasan emosional berarti hubungan yang lebih berkualitas dan kesehatan mental yang lebih baik, dan perasaan yang lebih positif tentang apa yang sedang dikerjakan.

Lalu apa tandanya seorang anak memiliki kecerdasan emosi yang baik?

 

Kebiasaan Anak Ini Jadi Tanda Kecerdasan Emosi yang Baik
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
2 dari 6 halaman

Menggunakan kosakata untuk mengidentifikasikan emosi

Anak dengan kecerdasan emosional akan mahir dalam mengenali emosi mereka sendiri. Ia akan secara verbal mengungkapkannya secara detail. Merasa sedih karena sepatunya rusak dan tak bisa diperbaiki. Merasa senang karena mendapat hadiah dari gurunya dan perasaan lainnya, termasuk saat takut, panik dan lelah.

 

3 dari 6 halaman

Mengenali emosi yang dimiliki orang lain

Kecerdasan emosional pada anak dapat membuat mereka merasakan bagaimana perasaan orang lain. Anak seringkali dapat menangkap isyarat nonverbal. Saat anak sudah bisa menangkap emosi orang lain berarti ia melakukan analisis. Hal ini menandakan emosinya sudah berkembang sangat pesat.

 

4 dari 6 halaman

Melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain

Anak juga dapat melihat dunia dari sudut pandang orang lain jika mereka memiliki kecerdasan emosional. Ketika anak dapat memahami perspektif orang lain, mereka cenderung akan bersikap empati, menangani konflik secara damai, tidak terlalu menghakimi, dan menghargai perbedaan.

 

5 dari 6 halaman

Sigap dalam membantu orang lain

Anak dengan kecerdasan emosional lebih cenderung memperhatikan orang lain dan mencari cara untuk membantu. Mereka akan lebih fokus pada 'kita' dan lingkungannya daripada memikirkan dirinya sendiri

 

6 dari 6 halaman

Berusaha mengelola emosi

Anak dengan kecerdasan emosional lebih mampu mengatur perasaan mereka agar tidak lepas kendali. Mereka tidak reaktif dan impulsif, dapat berhenti sebelum bertindak berdasarkan emosi mereka.

Laporan Annissa Wulan/ Sumber: Fimela.com

Join Dream.co.id