Jangan Panik, Kasus Corona Pada Anak Sangat Rendah dan Tak Parah

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  3 Maret 2020 12:02

Ketahui fakta kasus corona yang terjadi pada anak-anak agar tidak panik.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Jumlah kasus infeksi karena corona terus meningkat di seluruh dunia. Untuk di Indonesia sendiri, baru pada 2 Maret 2020 kemarin, diketahui ada 2 pasien yang positif corona (Covid-19) setelah kontak langsung dengan kerabatnya dari Jepang yang juga terinfeksi.

Bagi orangtua, kabar ini memang memunculkan kekhawatiran. Pasalnya, anak-anak memiliki daya tahan tubuh yang belum optimal. Mereka juga kerap kali mengalami keluhan batuk, pilek, demam dan disertai sesak napas, yang memang mirip dengan gejala infeksi corona.

Tak perlu panik. Pasalnya, jumlah kasus infeksi coronavirus di kalangan anak-anak sangat rendah. " Kami melihat [sekitar] total 75.000 kasus pada saat ini, tetapi literatur hanya melaporkan sekitar 100 atau lebih kasus anak," kata Terri Lynn Stillwell, seorang ahli penyakit menular anak di Rumah Sakit Mott Children's di University of Michigan, dikutip dari NPR.org.

Mungkin saja banyak anak yang terinfeksi tetapi tidak cukup sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Bisa juga pada anak yang terinfeksi mungkin tidak mengalami gejala sama sekali.

" Sejauh ini, tampaknya lebih dari 80% infeksi cukup ringan pada anak, tidak lebih parah dari flu biasa," kata Cody Meissner, seorang ahli penyakit menular dan profesor pediatri di Tufts University School of Medicine.

 

Selanjutnya : Gejala Ringan Pada Anak
Cerita dan Music Bersama Ify Alyssa | Online Dream Camp 2020
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Melihat Kelanjutan Nasib Konser Tunggal Ayu Ting Ting
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :