Jadi Pendengar yang Baik untuk Anak, Mulai dari Sekarang

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  2 Oktober 2020 12:04

Jika dilakukan secara terus-menerus akan membangun kepercayaan, kedekatan emosi dan saling mengerti, itulah yang paling penting.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Banyak orangtua yang mengeluh kalau anak-anak tak mau mendengarkan mereka. Begitu juga saat diajak berdiskusi, anak-anak cenderung malas dan tak mau mengungkapkan apa yang dirasa dan yang jadi pikirannnya.

Mengapa demikian? Salah satu penyebabnya karena sebagai orangtua kita kurang menjadi pendengar yang baik saat anak kecil. Mungkin ia bercerita tentang mainan Kuda Poninya yang ternyata bisa berubah warna, atau kartu Ultramannya punya warna hologram.

Bagi anak-anak hal itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan keren, sementara bagi orang dewa itu merupakan hal biasa. Padahal bukan respons berlebihan yang diinginkan anak saat menceritakan hal tersebut, mereka hanya ingin didengarkan.

" Mendengarkan dengan baik adalah cara menyampaikan empati. Ini membuat anak-anak tahu bahwa pikiran dan perasaan mereka penting, dan bahwa mereka dapat dimengerti dan diterima sebagai manusia," kami," kata Michael Nichols, Ph.D., penulis The Lost Art of Listening.

Sayangnya, mendengarkan dengan fokus bukanlah hal mudah. Butuh usaha dan konsistensi orangtua. Mendengarkan mereka berarti memperkuat harga dirinya. Jika dilakukan secara terus-menerus akan membangun kepercayaan, kedekatan emosi dan saling mengerti, itulah yang paling penting.

Lalu harus mulai dari mana untuk jadi pendengar yang baik bagi anak?

 

Selanjutnya : Duduk dan fokus
Dewi Perssik - Angga Wijaya | Christie SERIBU KALI CINTA THE SERIES Eps 9
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
BERANI BERUBAH: Sayur Online Rezeki Puasa
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :