Jadi Kontroversi, Orangtua Hukum Anak di Jalan dan Keluarkan Isi Kamarnya

Ibu Dan Anak | Jumat, 14 Agustus 2020 12:05
Jadi Kontroversi, Orangtua Hukum Anak di Jalan dan Keluarkan Isi Kamarnya

Reporter : Mutia Nugraheni

Ada yang setuju dan tak setuju. Bagaimana menurut Sahabat Dream?

Dream - Memberi hukuman saat anak anak melanggar aturan dan batas, kerap dilakukan orangtua. Banyak sekali jenis hukuman yang diberikan. Apapun hukuman yang diberikan, pastikan tidak menyakiti anak secara fisik dan mental, tapi mengajarkan mereka sebuah konsekuensi logis.

Nah, ada cerita soal hukuman yang diberikan orangtua pada anaknya di Arizona, Amerika Serikat. Mereka sangat marah dengan anaknya bernama Angel Martinez yang berusia 14 tahun. Remaja tersebut menyetir mobil sendiri tanpa izin dan kebut-kebutan di jalan.

Hal ini membuat orangtuanya naik pitam dan memberi hukuman yang memicu kontroversi. Pasalnya, seluruh barang-barang di kamar Angel dikeluarkan dan diberikan secara cuma-cuma. Tak hanya itu, Angel pun harus duduk di luar dengan papan yang bertuliskan alasan perlengkapan kamar tidurnya ada di jalan diberikan secara cuma-cuma.

" Saya hanya ingin mengemudi tetapi saya tidak memiliki SIM, jadi saya mengambilnya saja. Saya bisa mencuci mobil, dan saya seperti tidak punya apa-apa untuk mengeringkannya, jadi saya akan menjalankannya sekali putar sampai kering," kata Angel, dikutip dari Fox.

 

2 dari 6 halaman

Seluruh Furnitur di Kamarnya Dikeluarkan

Terdengar seperti jawaban yang sangat polos dari mulut seorang remaja. Saat diwawancara FOX remaja itu bersikeras kalau dirinya tak bermaksud jahat. Bagi orangtua Angel, menyetir mobil dan memutar secara cepat untuk mengeringkannya sangat membahayakan orang di jalan.

Ramon Martinez mengungkap kalau apa yang dilakukan anaknya bisa saja menyebabkan kecelakaan dan membahayakan tetangganya. Hukuman dengan mengeluarkan seluruh barang Angel pun dilakukan demi membuatnya jera.

" Hari ini, kamarnya 100% kosong, dan kami memberikan semua barangnya," kata ayah Angel, Ramon Martinez, kepada Fox.

 

3 dari 6 halaman

Memicu Kritik dan Dukungan

Berita soal hukuman Angel menyebar lewat televisi dan media sosial. Hal ini memicu pertentangan pendapat. Ada yang setuju dengan orangtuanya, tapi ada juga yang menganggap kalau hukuman itu malah berdampak buruk pada Angel dan mempermalukannya.

" Ini mungkin hukuman yang agak aneh bagi beberapa orang tapi saya pikir ini hukuman yang adil," kata Ramon.

Bagaimana menurut, Sahabat Dream?

Sumber: Cafemom

4 dari 6 halaman

Jawaban Bocah Kelas 6 Soal Reproduksi Bikin Gurunya Terperangah

Dream - Anak-anak murid kelas 6 di Singapura sudah diberikan pendidikan seksual dengan baik. Mereka mempelajari sistem reproduksi, baik pria dan wanita. Soal ujian juga dibuat untuk mengetahui sejauh apa pemahaman anak soal kesehatan reproduksi.

Seperti sebuah soal pekerjaan rumah (PR) yang diberikan untuk anak kelas 6 SD. Soal tersebut menanyakan seputar proses kehamilan, mulai dari perjalanan sel sampai tahap terjadinya bayi.

Terdapat juga soal analisis yang menanyakan " Karena alasan kesehatan, ovarium seorang wanita suatu penyakit harus diangkat, apakah ia bisa memiliki anak? Jelaskan alasannya" . Seorang anak ternyata menjawab soal dengan pengetahuan reproduksi yang sangat baik.

Jawaban PR anak itu diunggah gurunya di akun Facebook Study Room. Jawaban yang benar dari soal itu, menurut gurunya adalah " wanita itu tak bisa hamil karena tak ada ovarium, sehingga tak ada sel telur yang diproduksi dan fertilisasi tak terjadi,"  tulisnya di Facebook.

 

5 dari 6 halaman

Jelaskan Konsep Bayi Tabung

Rupanya anak tersebut juga memiliki jawaban yang benar. Ia menggambarkan konsep bayi tabung, dan kehamilan tetap bisa terjadi.

" Iya, wanita itu bisa hamil meskipun tak memiliki ovarium, karena masih memiliki rahim. Ia bisa mendapatkan donor sel telur yang telah dibuahi dan menjadi bayi,"  tulis anak tersebut pada lembar jawabannya.

 

6 dari 6 halaman

Sang Guru Kaget

Jawaban murid tersebut membuat gurunya terperangah. Sang guru tak bisa menyalahkan jawaban itu karena alasannya bisa dibenarkan. Guru tersebut tak menyangka pemahaman murid soal reproduksi sudah sangat kompleks.

" Jawabannya benar-benar tepat dan mengesankan karena ia menunjukkan pemahaman yang lebih dalam tentang fungsi berbagai bagian sistem reproduksi. Pertanyaannya seharusnya lebih jelas untuk mendapatkan jawaban yang diharapkan. Sebagai seorang pendidik, saya akan memuji dan mendorong jawaban seperti itu. Namun, untuk mempersiapkan ujian, saya juga harus menunjukkan bahwa terkadang jawaban yang benar bukanlah jawaban model. Saya juga berharap sekolah dan penanda ujian akan menerima jawabannya. #science #psle #openendedquestions #criticalthinking,"  ungkap guru tersebut.

Salut!

Join Dream.co.id