Isi Puisi 'Rindu' dari Siswa Papua untuk Nadiem Bikin Haru

Ibu Dan Anak | Rabu, 17 Februari 2021 12:03

Reporter : Mutia Nugraheni

Menggambarkan bagaimana kerinduan para murid untuk bertemu dengan teman-temannya.

Dream - Seluruh pelajar di Indonesia, bahkan di berbagai negara hingga saat ini masih melakukan pembelajaran jarak jauh. Hal ini lantaran pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan belum ada vaksin untuk anak-anak.

Tantangan yang sangat besar tentunya bagi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Beberapa waktu lalu, ia mengunjungi Sorong, Papua, untuk melihat kondisi pembelajaran jarak jauh di sana.

Saat kunjungannya tersebut, Nadiem rupanya mendapat puisi dari salah satu siswi yang duduk di SMA Muhammadiyah Al-Amin, Kota Sorong. Puisi tersebut berjudul 'Rindu'. Menggambarkan bagaimana kerinduan para murid untuk bertemu dengan teman-temannya.

" Karena rinduku tersimpan untuk kesehatanmu. Dan rindumu tersurat untuk keselamatanku," cuplikan puisi tersebut yang diunggah di Instagram Nadiem.

 

Isi Puisi 'Rindu' dari Siswa Papua untuk Nadiem Bikin Haru
Nadiem Makarim
2 dari 5 halaman

Lihat Videonya

Nadiem pun kembali menekankan keputusan untuk tak membuka atau kembali membuka sekolah harus melalui pertimbangan matang demi keselamatan dan kesehatan semua pihak. Keputusan tersebut tak bisa dikeluarkan Kemendikbud secara sepihak tap diberikan kepada Pemda dan Komite Orangtua.

"Sepenggal bait puisi ini dibacakan seorang siswi kepada saya ketika berkunjung ke SMA Muhammadiyah Al-Amin, Kota Sorong. Saya juga sempat jadi guru dadakan dan menyapa adik-adik yang masih harus PJJ. Di sana berkali-kali saya tekankan, saat ini keputusan belajar tatap muka ada di tangan Pemda dan komite orang tua, bukan di @kemdikbud.ri. Semoga kerinduan ini segera terobati," tulis Nadiem. 

      View this post on Instagram

A post shared by Nadiem Anwar Makarim (@nadiemmakarim)

3 dari 5 halaman

Nadiem Makarim Gelar Tedhak Siten untuk Putrinya Secara Privat

Dream - Bagi masyarakat Jawa, ada ritual yang kerap dilakukan dalam siklus hidup buah hati, yaitu Tedhak Siten. Ritual ini dilakukan saat pertama kali seorang anak belajar menginjakkan kaki ke tanah.

Rupanya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, termasuk orang yang masih menjunjung tinggi budaya Jawa. Beberapa hari lalu ia menggelar prosesi Tedhak Siten untuk putri bungsunya.

Acara tersebut digelar secara privat. Hanya dihadiri oleh keluarga inti dan para sesepuh. Pandemi tak menghambat sang Menteri untuk tetap melakukan Tedhak Siten, hal ini tentu sebagai ucapan rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta karena putri kecilnya tumbuh dengan sehat dan mulai belajar berjalan.

 Tedhak Siten putri Nadiem Makarim
© Instagram Nadiem Makarim

" Tedhak Siten kali ini sedikit berbeda karena dihadiri keluarga inti dan eyang saja, dan persiapan semua dikerjakan sendiri. Tapi jadi lebih intim malah rasanya. Semoga anak kami senantiasa diberikan kekuatan dan bekal kebahagiaan di dalam hidupnya," tulis Nadiem di akun Instagramnya.

Tedhak berarti menginjak, dan Siten artinya tanah. Ritual ini biasanya dilakukan para orangtua keturunan Jawa saat buah hatinya berusia sekitar tujuh atau delapan bulan. Makna dari Tedhak Siten adalah penghormatan terhadap bumi/ tanah yang memberi banyak hal dalam kehidupan manusia, juga mendoakan anak untuk siap menjalani kehidupan di masa depannya.

Sahabat Dream juga menggelar Tedhak Siten untuk si kecil?

 

4 dari 5 halaman

Curhat Nadiem Makarim 'Rusuhnya' Punya 3 Anak Balita di Rumah

Dream - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, termasuk orangtua yang sangat melindungi privasi anak-anaknya. Ia dan sang istri, Franka, sebisa mungkin tak mengunggah foto dan identitas putrinya secara detail di media sosial.

Tak heran saat Nadiem mengunggah foto dirinya saat menggendong sang putri, menarik banyak perhatian. Salah satu pendiri Gojek itu, tampak sangat menikmat momen menggendong buah hatinya yang masih bayi.

Foto yang sangat manis diunggah Nadiem di akun Instagram pribadinya @nadiemmakarim. Dalam keterangan foto, Nadiem juga curhat bagaimana rusuhnya situasi rumah dengan tiga anak balita.

 Nadiem Makarim
© Nadiem Makarim Instagram

" Adanya tiga anak kadang terasa sangat gaduh – kalau satu nangis, semua bisa ikut nangis. Salah satu momen di mana rumah bisa sejenak tenang adalah ketika mereka tidur,"  tulis Nadiem.

 

5 dari 5 halaman

Suka Iseng

Suasana rumah yang tenang justru membuat Nadiem merasa kangen. Akhirnya seperti kebanyakan ayah yang iseng, ia malah membangunkan anak-anaknya.

 Putri Nadiem Makarim Lakukan Upacara Tedak Siten
© MEN

" Kadang ingin saya iseng bangunin anak-anak karena sudah kangen dengan suara dan keramaian mereka," ungkap Nadiem.

Nadiem dan Franka Franklin kini memiliki tiga anak. Anak pertama berumur 3 tahun, anak kedua dua tahun dan yang paling kecil berusia 7 bulan.

Join Dream.co.id