Hukum Islam Memberi Nama Anak Saat Masih dalam Rahim

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  6 Desember 2020 10:36

Simak penjelasannya.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Persiapan orangtua menyambut anak yang akan lahir tentunya sangat banyak. Salah satunya menyiapkan beberapa nama, terutama jika jenis kelamin janin sengaja dijadikan kejutan.

Ada juga orangtua yang sudah memberi nama jauh-jauh hari, bahkan sebelum bayi lahir ke dunia. Nama ini bahkan sudah disepakati oleh ayah dan ibu. Dalam Islam, sebenarnya diajarkan untuk memberi nama setelah bayi lahir.

Dikutip dari BincangSyariah.com, alam kitab Tuhfatul Maudud, Ibnul Qayyim Al-Jauziyah menegaskan kebolehan memberikan nama, baik pada saat baru dilahirkan, saat usia tiga hari, tujuh hari bahkan boleh memberikan nama pada anak sebelum anak tersebut dilahirkan. Beliau berkata sebagai berikut;

 Kitab Tuhfatul Maudud


Artinya:

Pada hakikatnya pemberian nama berfungsi untuk menunjukkan identitas penyandang nama, karena jika ia didapati tanpa nama berarti ia tidak memiliki identitas yang dengannya ia bisa dikenali. Oleh karena itu, namanya boleh diberikan pada hari kelahirannya, boleh juga ditunda hingga hari ketiga atau pada hari akikahnya, boleh juga sesudah hari akikah atau sebelumnya. Jadi, waktu pemberian nama sangat longgar tidak memiliki batasan.

 

Selanjutnya : Akikah
Struktur Pos Komando Covid-19
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Platform Digitalisasi Ketersediaan Tempat Tidur untuk ICU dan Ruang Isolasi
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :