Hubungan Keluarga yang Dekat Saat Remaja Bisa Cegah Depresi

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  23 Oktober 2019 08:04

Latar belakang keluarga berkaitan erat dengan kondisi mental.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Pengaruh keluarga begitu besar terhadap kesehatan mental. Bukan hanya di saat kecil atau remaja, tapi efeknya juga di masa mendatang saat sudah paruh baya dan menua.

Tak heran kalau banyak orangtua berpesan, agar selalu menjaga tali silahturahim dengan keluarga. Fakta yang mungkin tak banyak orang tahu adalah, memiliki hubungan baik dengan keluarga pada saat remaja ternyata bisa membantu menurunkan risiko depresi ketika dewasa.

Dilansir dari Independent, temuan ini didapat berdasar penelitian terbaru yang dipublikasikan pada jurnal Jama Pediatrics. Temuan ini didapat berdasar penelitian terhadap lebih dari 18 ribu orang.

Hal ini diketahui bisa bermanfaat baik pada pria dan wanita secara setara ketika mereka memasuki usia paruh baya. Peneliti memeriksa data dari orang usia 12 hingga 42 tahun.

Kesehatan mental partisipan ditelusuri pada 20 bagian skala psikologis. Mereka kemudian diminta untuk menilai seberapa sering mengalami gejala yang berhubungan dengan depresi seperti menurunnya kepercayaan diri dan perasaan tidak berdaya.

Selanjutnya : Efek dahsyat hubungan keluarga yang dekat
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Kisah di Balik Kesuksesan Mega Iskanti
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :