Dua Kata yang Bisa Bantu Komunikasi dengan Anak Speech Delay

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  23 Februari 2021 16:03

Layak dicoba saat menghadapi balita yang masih belajar bicara.

Reporter : Mutia Nugraheni

Menjadi Contoh

Ada juga jenis pertanyaan yang diajukan seperti pertanyaan terbuka yang tidak memerlukan ya atau tidak. Tanyakan saja dengan lembut yang membutuhkan keterlibatan verbal.

"Jadi bukan 'apa harimu menyenangkan di sekolah?' tapi 'di sekolah ada yang bikin kesal gak?', pertanyaan yang memancing anak menceritakan perasaanya," kata Dines.

Orangtua memainkan peran yang sangat penting dalam membantu anak-anak mengembangkan kosa kata emosi dan memberi tahu anak laki-laki bahwa berbicara tentang memiliki emosi sangat normal dan bisa membicarakannya. Hal itu juga merupakan cara yang sehat.

"Ingat, bukan hanya menyuruh anak untuk memiliki emosi yang baik, tapi menjadi contoh. Anak akan melihat emosi ayah saat menghadapi ibunya, dirinya dan orang-orang di sekitarnya," ujar Dines.

Selanjutnya : Perubahan Pria Menjadi Ayah Seperti Tahap Pubertas
Wulan Guritno Gugat Cerai Adilla Dimitri
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Suami Dilantik, Chacha Frederica Sah Jadi Ibu Bupati
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :