Cara Memicu Anak Berani Ungkapkan Pikiran dan Perasaan

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  1 Desember 2020 14:03

Pembiasaan untuk berani mengungkapkan pikiran dan perasaan sebenarnya harus dimulai sejak kecil.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Tak semua orang bisa mengungkapkan pikiran dan perasaannya dengan gamblang. Ada yang lebih memilih untuk menyimpannya sendiri atau melakukan hal lain demi mengeluarkan emosinya.

Pembiasaan untuk berani mengungkapkan pikiran dan perasaan sebenarnya harus dimulai sejak kecil. Pada anak yang terbiasa didengar, dilibatkan, dimintai pendapat, akan cenderung terbiasa dan berani mengungkap pendapatnya terhadap suatu hal.

" Mengajari anak untuk bersuara dan tegas adalah keterampilan hidup penting yang sangat bermanfaat bagi masa depan mereka. Para ahli mengatakan keterampilan asertif seperti ini kelak dapat membantu anak saat dewasa saat membina hubungan, baik hubungan romantis, persahabatan, dalam lingkungan kerja atau sekolah, atau mungkin dengan dirinya sendiri," kata Mia Rosenberg, seorang psikoterapis anak, dikutip dari Parents.

Membangun keterampilan mengungkapkan pikiran dan pendapat memungkinkan anak memiliki kekuatan untuk merasa didengarkan dan membangun kepercayaan diri mereka. Rosenberg menyaranakan beberapa cara berikut untuk membiasakan anak berani mengungkapkan pikirannya.

 

Selanjutnya : Biarkan anak berbicara sendiri
BERANI BERUBAH: Dodol Perekat Korban PHK
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Dude Harlino & Alyssa Soebandono | Christie SERIBU KALI CINTA THE SERIES Eps5
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :