Cara Beri Instruksi yang Efektif untuk Buah Hati

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  29 Maret 2019 10:09

Memberi tahu hal yang benar untuk diikuti, intruksi yang tepat serta perintah pada anak-anak memang sangat menantang.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Anak-anak penuh rasa ingin tahu, dan hal tersebut sangat wajar. Kadang kala rasa penasaran ini membuatnya berada dalam bahaya atau bahkan merugikan orang lain. Sebagai orangtua, Sahabat Dream tentu tak tinggal diam.

Memberi tahu hal yang benar untuk diikuti, intruksi yang tepat serta perintah pada anak-anak memang sangat menantang. Ada kalanya anak malah membuang muka saat diberitahu. Agar komunikasi dan instruksi berjalan efektif, coba lakukan langkah berikut.

1. Singkirkan distraksi
Buat anak fokus pada Anda. Singkirkan dulu distraksi yang ada. Apakah itu musik yang ia dengar, kartun yang ia lihat atau mainan yang ia pegang, ambil darinya. Ini adalah cara mendapatkan perhatiannya. Beri kontak mata serius pada anak bahwa ia harus mendengarkan apa yang dikatakan orangtuanya.

2. Minta anak mengulangi instruksi
Anak-anak hanya akan mengiyakan tanpa ketulusan jika hanya diberitahu dengan kata-kata. Sebaliknya, minta mereka mengulang perintah atau instruksi yang diberikan padanya agar ia paham bahwa ini tidak bercanda. Pastikan instruksi itu jelas. Pengulangan kalimat sekaligus jadi " perjanjian samar" antara orangtua dan anak.

3. Berikan peringatan
Bukan mengancam, namun peringatan berdasarkan fakta sebab akibat. Misalnya, jika anak tidak menaruh kembali mainannya di tempatnya, ia akan kehilangan mainan itu dan ibu tak akan mencarikan bahkan membelikannya lagi. Ajarkan anak untuk tahu konsekuensi apa yang ia hadapi.

4. Beri contoh positif
Mungkin ada alasan mengapa anak-anak bertindak abai, bisa jadi ini dari orangtuanya sendiri. Mungkin orangtua tidak konsisten dengan sikap dan omongannya sendiri dan lain sebagainya. Semua memang dimulai dari orangtua, beri contoh yang baik, agar anak meniru yang baik.

Anak-anak memang butuh waktu untuk mengembangkan karakter dalam dirinya, dan perlawan atau penolakan memang bukan hal yang mengejutkan. Sabar menghadapinya dan tahu apa yang dibutuhkan anak, jadi kunci bagi orangtua.

Laporan Febi Anindya Kirana/ Sumber: Fimela.com

Himbau UMKM Untuk Disiplin Protokol Kesehatan Guna Tingkatkan Ekonomi
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Mendisiplinkan Pasar Tradisional yang Belum Berdisiplin
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :