Buah Hati Sering Terbangun Tengah Malam, Cari Tahu Sebabnya

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  24 Agustus 2020 08:03

Ada tiga aspek yang sangat mempengaruhi kualitas tidur anak

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Masalah tidur bukan hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Pada beberapa anak, sering terbangun malam hari dan sulit untuk tidur lagi. Hal ini tentu tak bisa didiamkan.

Momen tidur pada anak, termasuk di usia remaja sangat penting untuk tumbuh kembang fisik dan psikologisnya. Pada anak yang mengalami masalah tidur, bakal berdampak pada konsentrasi, psikologisnya, termasuk juga emosinya.

Mengapa anak bisa mengalami masalah tidur? Dikutip dari Todays Parent, ada tiga aspek yang sangat mempengaruhi kualitas tidur anak.

Biologi

" Kami mengidentifikasi dua alasan mengapa anak-anak mengembangkan masalah tidur yang berasal dari aspek biologis, yaitu temperamen dan usia. Biologi melibatkan fungsi internal anak," kata Adam T. Newton kandidat PhD di Western University, dikutip dari Todays Parent.

Temperamen, atau watak, adalah kepribadian yang bisa dilihat sejak bayi. Pada bayi yang tampak lebih rewel atau mudah tersinggung akan kesulitan merespons perubahan dan mungkin tidak mudah beradaptasi. Bayi dengan tipe temperamen seperti ini kemungkinan besar akan mengalami masalah tidur di kemudian hari.

Seiring bertambahnya usia anak-anak, mereka cenderung tidak mengalami masalah tidur. Ini mungkin karena otak mereka dapat mengelola proses yang dibutuhkan untuk menenangkan diri di malam hari dengan lebih baik, atau karena mereka lebih mandiri dalam rutinitas sebelum tidur.

 

Selanjutnya : Psikologi
#DREAMTESTPACK : menghitung masa kesuburan seseorang
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Amanda Monopo Ikut Berpuasa di Lokasi Syuting
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :