Bentuk Mental Buah Hati Agar Tahan Banting

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  28 Februari 2019 14:07

Tak sedikit dari anak yang alami depresi akibat perundungan.

Reporter : Annisa Mutiara Asharini

Dream - Bullying atau perundungan masih menjadi momok di lingkungan sekolah. Anak mendapat tekanan yang begitu besar sampai berdampak buruk pada kondisi psikologisnya.

Orangtua tidak mengetahui apa yang dialami buah hati dengan teman sebayanya. Tak sedikit dari anak yang alami depresi akibat perundungan. Perilaku bullying dapat bermula dari hal kecil seperti mengejek fisik anak. Tanpa disadari, anak menjadi tidak percaya diri dengan apa yang ia miliki.

Menurut pakar hypnotherapist Floranita Kustendro, bullying dapat dicegah dengan menanamkan nilai positif pada tubuh serta kepribadian anak sejak dini.

" Anak-anak harus merasa dia adalah manusia yang terlahir sempurna, dicintai Allah. Pastikan agar ia tahu bahwa ia layak untuk mendapat kebahagiaan," kata Flora di Jakarta, Rabu 27 Februari 2019.

Dengan mencintai tubuh sendiri, anak akan lebih kebal terhadap perkataan orang lain. Berikan sugesti agar si kecil mampu menghargai dirinya sendiri.

Cara paling mudah adalah dengan membiasakan si anak untuk mengungkapkan apa yang dirasakannya.

" Banyak orangtua yang merasa cinta dengan anaknya, tapi ternyata bahasa kasih antara mereka dengan anak tidaklah sama. Dimulai dari konseling, tanyakan apa yang mereka rasakan. Jika sedang sedih, sedih yang seperti apa?" ujarnya.

Selain itu, pendidikan agama juga berperan dalam membentuk mental yang kuat. Anak yang terbiasa beribadah memikiki tingkat ketenangan batin yang lebih tinggi.

" Bisa ajak meditasi, berdoa dan membuat daftar aktivitas yang bermanfaat untuk sehari-harinya," ungkap Flora.

Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Jawab Isu Pernikahan, Ini Kabar Terbaru Juwita Bahar
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :