Belajar Matematika Lewat Game, Bisa Bantu Buah Hati

Ibu Dan Anak | Sabtu, 14 Mei 2022 13:39

Reporter : Mutia Nugraheni

Ada banyak cara menyenangkan untuk membuat anak suka belajar.

Dream - Pelajaran matematika bagi beberapa anak termasuk pelajaran yang sulit. Soal penuh angka dan logika memang membutuhkan pemahaman yang maksimal untuk bisa memecahkannya.

Menurut hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) pada 2018 yang mengukur kompetensi dan kualitas pendidikan, Indonesia menempati peringkat ke-7 paling rendah (72 dari 79 negara) di kategori matematika dengan skor 379, jauh di bawah rata-rata negara lainnya, yaitu 490.

Sementara, keterampilan matematika memiliki banyak manfaat untuk proses tumbuh kembang anak. Misalnya, matematika memperkuat kemampuan pemecahan masalah, baik yang berhubungan dengan angka maupun logika secara sistematis.

Ketika mengerjakan soal-soal, anak terbiasa untuk menghadapi permasalahan baru, mengolahnya dengan logika dan formula, serta menemukan jawabannya. Hal ini secara tidak langsung juga melatih kemampuan pola pikir anak untuk bisa menganalisa dan menghadapi tantangan dengan baik.

 

Belajar Matematika Lewat Game, Bisa Bantu Buah Hati
Anak Belajar
2 dari 2 halaman

Gunakan Platform Belajar

Selain itu, matematika merupakan salah satu pelajaran yang melatih kekuatan otak. Ketika anak berlatih mengerjakan soal-soal matematika, proses pengerjaan ini melatih memori dan kemampuan komputasi otak. Menurut studi dari University of Oxford, anak yang berhenti belajar matematika di usia 16 tahun memiliki gamma-aminobutyric acid yang lebih sedikit.

Zat kimia ini berperan penting untuk pertumbuhan otak dan kemampuan kognitif jangka panjang. Sebenarnya ada banyak cara seru untuk mengajarkan anak matematika, salah satunya lewat permainan (gamifikasi).

Platform edukasi teknologi Zenius untuk menghadirkan ZeniusLand, sebuah platform belajar yang dirancang khusus untuk mengembangkan kemampuan fundamental dan cara berpikir kritis siswa sekolah dasar di Indonesia. Metode pembelajaran dibangun dengan permainan edukatif yang meningkatkan kecerdasan kognitif maupun emosional anak.

“ Kami menggabungkan unsur kontekstual, interaksi, visualisasi, dan gamifikasi ke dalam aplikasi ZeniusLand, agar bisa menjadi arena belajar dan bermain yang menyenangkan bagi anak-anak usia pendidikan SD di seluruh Indonesia. Bekerja sama dengan Disney, penyampaian soal matematika disajikan dalam narasi cerita melalui video pembelajaran yang menarik," kataWisnu Subekti, Co-founder dan Head of Academic Zenius.

Terkait
Join Dream.co.id