Ayah Tak Nafkahi Anak Lahir Batin, Apa Hukumnya dalam Islam?

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  15 Agustus 2020 10:19

Sayangnya, masih banyak para ayah yang tak memenuhi tanggung jawabnya. Terutama setelah bercerai dan anak-anaknya tinggal dengan ibunya.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Salah satu tugas ayah dalam Agama Islam dan akan diminta pertanggung jawabannya di akhirat adalah menafkahi anak. Nafkah lahir dan batin wajib dipenuhi seorang ayah pada anak-anaknya.

Baik ketika terikat pernikahan dengan ibu anak-anaknya atau pun sudah bercerai. Sayangnya, masih banyak para ayah yang tak memenuhi tanggung jawabnya. Terutama setelah bercerai dan anak-anaknya tinggal dengan ibunya.

Dikutip dari Imam Mawardi dalam kitab al-Hawi ak-Kabir fi Fiqh Madzhab al-Imam al-Syafi’i menjelaskan terdapat dua poin penting tentang tanggungjawab menafkahi anak. Pertama, tanggung jawab menafkahi anak adalah kewajiban bapak bukan kewajiban ibu.

Imam Syafi’i menjelaskan bahwa seorang bapak wajib memenuhi kebutuhan anak sejak menyusui, memberi nafkah, pakaian dan keperluan-keperluannya ini berdasarkan firman Allah SWT.

 Albaqarah ayat 233

" Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada anak yang dilahirkan dengan cara ma’ruf" . (QS. Al-Baqarah ; 233).

 

Selanjutnya : Jangan Takut Miskin
Biaya Haji 2021 Diperkirakan Naik Jadi Rp 44 juta, Ini Hitunganya
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Insiden Menyakitkan Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot Paksa
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :