Ayah, Sediakan Waktu Berkualitas untuk Anak Perempuan

Ibu Dan Anak | Jumat, 4 September 2020 08:04

Reporter : Mutia Nugraheni

Jangan menarik diri ketika anak perempuan beranjak remaja.

Dream - Menghadapi anak perempuan bagi seorang ayah, memang tak selalu mudah. Terutama bagi ayah yang sebagian besar kehidupannya tinggal dengan saudara laki-laki. Berkomunikasi dengan anak perempuan tentu akan sangat berbeda.

Sebagai orangtua, penting bagi ayah untuk belajar untuk menghadapi anak perempuan dan membangun ikatan yang kuat.

Mengapa? Peran ayah sangat berdampak pada kepribadian dan mental seorang anak perempuan.

Hubungan ayah dan anak perempuan yang positif bisa menentukan apakah dia berkembang menjadi wanita yang kuat dan percaya diri atau tidak.

Pengaruh seorang ayah dalam kehidupan putrinya bakal membentuk harga diri, citra diri, kepercayaan diri, dan sudut pandangnya dalam menentukan pasangan.

 

Ayah, Sediakan Waktu Berkualitas untuk Anak Perempuan
Ayah Dan Putri Kesayangan
2 dari 8 halaman

Mulai dari mana?

" Ayah, libatkan diri dalam hal apapun yang menyangkut kebutuhan anak perempuan, si putri kesayangan. Memilih bajunya meskipun tak sepadan, menyisir rambut, menemaninya menonton tayangan Princess, hal ini sangat berbekas di ingatan anak. Hal kecil, bukan hal besar," kata Michael Austin, profesor psikologi di Eastern Kentucky University.

Kehadiran ayah dan usahanya yang begitu besar untuk bisa mendampingi putrinya merupakan awal dari hubungan yang sangat penting. Menurut Austin, waktu bersama yang berkualitas sangat penting di semua tahap kehidupan seorang anak perempuan.

“ Para ayah perlu menghabiskan waktu dengan anak perempuan mereka, mengatur kebutuhan fisiknya dan mendukung ibunya,” pesannya.

 

3 dari 8 halaman

Butuh Kehadiran Ayah

Sebagian besar ayah mungkin beranggapan akan lebih nyaman dan tepat jika anak perempuan selalu didampingi ibunya, padahal tak demikian. Justru mereka membutuhkan kehadiran, contoh dan pelajaran dari ayahnya, untuk mendapatkan hal yang tak didapat dari ibunya.

" Terutama saat anak perempuan memasuki usia remaja. Banyak ayah yang malah menarik diri karena merasa sang anak selalu membantah, memicu konflik dan tak menurut. Justru di sinilah peran ayah sangat dibutuhkan, memastikan anak perempuan dalam tahap usia remaja yang sehat secara psikologis," kata Austin.

 

© Dream
4 dari 8 halaman

Menilai Dirinya

Anak perempuan akan mulai menilai dirinya secara fisik, melihat perempuan lain dan mencontoh. Berkenalan dengan remaja pria. Pada anak perempuan yang dekat dengan ayahnya, mereka cenderung lebih bisa membuat analisis yang baik dan buruk bagi dirinya.

" Mereka butuh mendengar dari seorang pria dewasa yang dipercaya bahwa nilai diri seseorang bukan hanya fisik. Melihat bagaimana hubungan yang sehat berjalan dengan baik, dengan contoh hubungan ayah dan ibunya," kata Austin.

Pastikan ayah selalu hadir dalam hidupnya, cobalah lebih peka terhadap perasaannya. Luangkan waktu untuk mendengarkan pikiran dan sudut pandanganya. Momen ini merupakan 'investasi' bagi hubungan ayah dan anak perempuan di masa mendatang, termasuk membangun mental dan pribadinya.

Sumber: SheKnows

 

5 dari 8 halaman

Ayah Juga Bisa Mengurus Bayi yang Baru Lahir, Ini Caranya

Dream - Sebagian besar ayah merasa takut menggendong anaknya yang baru lahir. Hal ini karena tubuh bayi begitu mungil dan ringkih. Tak menggendong, bukan berarti ayah tak bisa terlibat penuh dalam mengurus bayi baru lahir.

Justru sejak hari si kecil lahir ke dunia, ayah sudah bisa turun tangan terlibat penuh dalam mengurus bayi. Jangan menganggap kalau bayi baru lahir hanya tugas ibu saja. Ingat, 'membuatnya' berdua jadi harus diurus berdua sebagai tim yang kompak.

Mengapa ayah harus terlibat penuh mengurus bayi sejak baru lahir? Banyak sekali dampaknya, salah satunya hubungan ayah dan ibu yang sehat.

Dari temuan penelitian yang dilakukan oleh Dr John dan Julie Gottman di Gottman Institute, hadiah terbaik yang dapat diberikan kepada bayi adalah hubungan suami istri yang sehat, bahagia, dan penuh kasih.

 

© Dream
6 dari 8 halaman

Berdampak Jangka Panjang

Keterlibatan ayah dalam pengasuhan bayi akan sangat berdampak pada meningkatkan kualitas hubungan dan kekompakan dengan ibu. Ini berarti melibatkan para ayah dalam mengasuh anak dan menjalankan rumah tangga sejak hari pertama bayi lahir.

Menurut penelitian, anak-anak akan memiliki emosi yang lebih sehat, termasuk aspek sosial, dan intelektual karena memiliki ayah yang aktif dalam hal pengasuhan. Anak-anak dengan ayah yang terlibat dalam pengasuhan, menunjukkan IQ verbal dan prestasi akademis yang lebih besar di sekolah dasar.

Tak hanya itu, anak yang ayahnya ikut mengasuh sejak bayi, memiliki tingkat empati yang lebih besar sebagai orang dewasa di tiga dekade kehidupannya. Mungkin para ayah bingung bagaimana melibatkan diri mengurus bayi yang baru lahir.

 

7 dari 8 halaman

Tak Perlu Bingung, Ini Caranya

Ada banyak cara untuk mengurus bayi baru lahir yang bisa dilakukan ayah. Mulailah dengan memenuhi segala keperluan dan kebutuhan istri. Misalnya, saat ibu sedang menyusui, ambilkan bantal untuk menyangga punggung dan tangannya karena ia pasti akan merasa pegal.

Sediakan segelas air karena setelah menyusui, ibu akan sangat kehausan. Ingat selalu, kenyamanan menyusui akan sangat berdampak pada hormon oksitosin ibu yang berhubungan langsung dengan produksi ASI. Jika ASI ibu banyak, ayah tak perlu keluar uang membeli susu formula yang mahal. Uangnya bisa digunakan untuk memanjakan ibu.

 

© Dream
8 dari 8 halaman

Lakukan Juga Hal Ini

Cara lainnya adalah mengganti popok. Saat ini memakaikan bayi popok tak sesulit zaman dulu. Jika popok sekali pakai si kecil penuh, segera ganti tanpa harus menunggu ibu turun tangan. Tinggal dirobek dan ganti yang baru. Untuk itu perhatikan saat ibu mengganti popok bayi.

Bila memiliki anak yang lebih besar, ajaklah bermain dan dampingi saat belajar sehingga ibu bisa lebih fokus mengurus bayi. Sesekali ajak si bayi jalan-jalan keluar menggunakan stroller, bisa pagi atau sore hari.

Hal-hal tersebut mungkin terdengar sederhana, tapi dampaknya luar biasa bagi kehangatan keluarga. Jadi para ayah, kalian pasti bisa!

Sumber: KidSpot

Join Dream.co.id