5 Cara Ajarkan Buah Hati tentang Konsep Uang

Ibu Dan Anak | Selasa, 30 Juli 2019 10:02
5 Cara Ajarkan Buah Hati tentang Konsep Uang

Reporter : Siwi Nur Wakhidah

Masalah keuangan tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja, lho.

Dream - Pola pikir anak tentang bagaimana cara mendapatkan uang masih sangat sederhana. Banyak anak yang menganggap bahwa uang bisa diberikan secara gratis.

Pengetahuan anak tentang uang masih sangat terbatas, dan di situlah peran orang tua untuk memberi tahu dan memberikan pemahaman yang jelas tentang keuangan, mulai dari mana uang berasal hingga cara pengelolaannya.

Seorang penulis dari Kids, Wealth, and Consequences menyebutkan bahwa, masa depan keuangan berada di generasi selanjutnya, yakni anak-anak kita. Itulah yang menjadi dasar bahwa pendidikan keuangan sangat penting diberikan pada anak-anak, setidaknya mulai usia 6 tahun.

Untuk mengenalkan sistem keuangan dan bagaimana cara mengelola keuangan pada anak, tak perlu muluk-muluk. Ajarkan anak tentang keuangan melalui contoh-contoh nyata yang ada di sekitar kita. Seperti 5 contoh nyata cara mengajarkan anak tentang keuangan berikut ini.

2 dari 6 halaman

Cara Ajarkan Anak tentang Keuangan dengan Memahami Pekerjaan dan Penghasilan

Job Hunting atau mencari pekerjaan merupakan salah satu cara orang dewasa untuk menghasilkan uang dan bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Berikan pemahaman pada anak tentang konsep pekerjaan, mulai dari mengapa orang mencari kerja, dan bagaimana orang bisa mendapatkan pekerjaan.

Biasanya banyak orang tua yang tidak memberikan alasan yang bisa dipahami anak tentang pekerjaan, tanpa memberi tahu apa fungsi pekerjaan, dan apa itu penghasilan. Dari kurangnya komunikasi orang tua dan anak mengenai pekerjaan dan penghasilan, membuat pengetahuan anak mengenai pekerjaan menjadi terbatas.

Anak mungkin hanya akan mengenal pekerjaan-pekerjaan profesi seperti guru, dokter, pilot dan pekerjaan yang umum bagi anak. Padahal ada banyak pekerjaan lainnya yang tentunya menghasilkan penghasilan.

Apabila anak memiliki pemahaman yang cukup mengenai konsep pekerjaan dan penghasilan, akan membuat anak lebih mudah menghadapi kehidupan keuangannya kelak.

3 dari 6 halaman

Cara Ajarkan Anak tentang Keuangan dengan Permainan Jual-Beli

Cara mengajarkan anak tentang keuangan tidak melulu harus lewat obrolan serius. Orang tua bisa mengajarkan anak tentang keuangan dengan mengajak anak bermain jual beli di rumah. Beri label pada barang-barang yang akan dijual dan biarkan anak menjadi pembeli.

Tata dengan rapi barang-barang yang sudah dilabeli harga, dan sediakan tempat seperti kasir untuk membayar. Buat daftar belanjaan yang harus dibeli anak, tidak harus dengan tulisan kata, tapi juga bisa dengan wujud gambar yang mudah dipahami anak.

Biarkan anak berbelanja dengan daftar yang sudah diberikan, dan biarkan dia membayar di kasir buatan. Tunjukkan pada anak cara menghitung barang yang dibeli dan mencocokkannya dengan daftar yang diberikan.

Tidak hanya seru, cara mengajarkan anak tentang keuangan yang satu ini juga mampu membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak.

4 dari 6 halaman

Cara Ajarkan Anak tentang Keuangan dengan Konsep Bank Sederhana

Selain cara mengajarkan tentang keuangan melalui permaianan toko-tokoan, orang tua juga bisa mengajarkan anak tentang keuangan dengan konsep bank sederhana. Berbeda dengan permainan toko-tokoan, konsep bank sederhana menggunakan uang tunai.

Ajarkan pada anak untuk mengelola uang saku mereka sendiri sejak sekolah dasar. Ajarkan mereka tentang konsep perbankan, seperti tunjangan, pinjaman, bunga dan lain sebagainya, dalam bentuk yang nyata.

Cara sederhananya, dengan memberikan uang saku anak secara berkala dan minta dia untuk mengelolanya sendiri. Kalau bisa berikan buku tabungan sederhana untuk mencatat uang saku yang sudah diberikan dan berapa yang belum diberikan.

Konsep bank sederhana ini akan membantu anak memahami kinerja bank, sehingga ia tidak akan terkejut ketika mulai menggunakan jasa bank yang sesungguhnya.

5 dari 6 halaman

Cara Ajarkan Anak tentang Keuangan dengan Menabung

Sudah bukan rahasia lagi, cara paling mudah mengajarkan anak tentang keuangan ialah menabung. Tidak hanya bermanfaat bagi anak saja, dengan menabung, beban orang tua juga akan sedikit berkurang.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengajarkan anak menabung. Seperti dengan menggunakan celengan, dengan toples maupun dengan menyimpankan uang anak di bank.

Mengajarkan anak untuk menabung sejak dini, dapat mengasah kemampuan anak untuk mengelola keuangannya sendiri. Mulai dari berapa uang saku yang ia dapat, berapa yang harus ditabung, dan berapa yang boleh dipergunakan untuk jajan.

6 dari 6 halaman

Cara Ajarkan Anak tentang Keuangan dengan Skala Prioritas

Skala prioritas adalah tolak ukur penting dalam mengatur keuangan, tidak hanya bagi orang dewasa saja. Sejak anak berusia dini, ajarkan untuk membedakan antara keinginan dengan kebutuhan. Anak yang mampu membedakan dua hal ini, diyakini lebih mampu mengatur keuangannya dengan baik.

Ketika anak mengeluhkan ingin membeli mainan, coba tanyakan padanya, apakah mainan yang diinginkan, akan berpengaruh besar pada kehidupannya. Misal, tanpa mainan tersebut, apakah anak tidak bisa bermain, atau masih bisa bermain.

Ketika anak mengatakan bajunya sobek dan menginginkan baju baru, ajak anak untuk mengecek kembali, apakah baju bisa dijahit lagi atau tidak, apakah di lemarinya ia kekurangan pakaian atau tidak. Cara sederhana ini tentunya harus dibarengi dengan penyampaian yang baik.

Seiring dengan berjalannya waktu, cara mengajari anak tentang keuangan ini akan berdampak pada pemahaman anak tentang keuangan, walau butuh waktu. (mut)

Semoga bermanfaat ya, Sahabat Dream!

Sumber: Parents.com

Join Dream.co.id