5 Cara Hentikan Kebiasaan Merengek Buah Hati

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  4 Januari 2021 16:02

Merengek adalah perpaduan antara perilaku dan perasaan

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Mendengar anak merengek demi mendapatkan hal yang diinginkan memang sangat menjengkelkan. Terutama jika si kecil sambil berguling, menarik-narik, bahkan memukul. Apalagi jika anak melakukannya di ruangan publik.

" Merengek itu sangat menjengkelkan dan karena kita tidak tahan mendengarnya, kita menyerah untuk mendapatkan 'kedamaian'. Anak-anak biasanya memanfaatkan hal tersebut dan berhasil," kata Jennifer Kolari, psikolog dan terapis keluarga, dikutip dari Todays Parent.

Kolari menjelaskan bahwa merengek adalah perpaduan antara perilaku dan perasaan. Ketika anak-anak merasa 'tidak nyaman', mereka ingin mengungkapkannya, dan merengek adalah hal yang bisa dilakukannya.

" Orang dewasa juga merengek, tetapi anak-anak tidak memiliki kemampuan bahasa yang sama seperti kita, dan mereka mengekspresikan diri melalui perilaku. Lobus frontal — bagian otak yang mengatur perilaku — tidak berkembang pada kelompok yang berusia kurang dari lima tahun," kata Kolari.

Tugas orangtua adalah menjadi lobus frontal bagi anak, yaitu membantu mereka mengarahkan perasaannya. Misalnya, 'iya nih cuaca panas banget, adek gak nyaman ya?' atau 'tidak setiap ke supermarket adek bisa dapat mainan, uangnya untuk keperluan yang lain'.

 

Selanjutnya : Coba Trik Ini Saat Anak Merengek
Biaya Haji 2021 Diperkirakan Naik Jadi Rp 44 juta, Ini Hitunganya
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Atta Halilintar Tersandung Ucapan Soal Suami
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :