4 Masalah Perilaku Anak yang Tak Boleh Disepelekan

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
IBU DAN ANAK  |  19 Januari 2021 14:04

Harus segera dikoreksi agar tak jadi kebiasaan buruk.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Mengabaikan perilaku buruk anak kerap dilakukan orangtua. Harapannya, seiring pertambahan usia anak akan mengerti kalau perilakunya buruk. Faktanya, dengan melakukan pembiaran, anak cenderung akan mengulangi perilaku buruknya lagi.

Penting diketahui, dalam konsep pengasuhan perilaku buruk anak tak boleh didiamkan. Harus ada koreksi dan intervensi tepat, agar tak menjadi bertambah parah di kemudian hari.

" Beberapa masalah perilaku yang sering dianggap sepele pada anak-anak, dampaknya bisa sangat signifikan dan harus diperbaiki secepatnya," ujar Amy Morin, seorang psikoterapis, dikutip dari VeryWell.

Ada empat perilaku buruk anak yang tak boleh dibiarkan. Harus segera dikoreksi agar anak tak mengulanginya lagi dan menjadi kebiasaan buruk. Apa saja?

Membesar-besarkan
Pada awalnya, anak bercerita soal mainan yang ada di rumah pada temannya. Ia bercerita kalau mainan tersebut sangat keren, bisa terbang, mahal dan tak yang memilikinya selain dia. Jika faktanya tak demikian, orangtua harus segera berbicara pada anak kalau itu bukan fakta dan tidak baik melakukannya.

Ketika anak terbiasa membuat dirinya terlihat lebih baik di mata orang lain, berbohong jadi hal biasa. Akhirnya, kebohongan bisa menjadi lebih buruk, dan pada akhirnya bisa menimbulkan masalah besar di rumah dan di sekolah," kata Morin.

 

Selanjutnya : Pura-pura tak mendengar
Di Antara Cerita, Rasa, dan Diam-Diamnya ArTi
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Wulan Guritno Gugat Cerai Adilla Dimitri
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :