4 Keuntungan Punya Anak dengan Jarak Usia yang Jauh

Ibu Dan Anak | Selasa, 20 Agustus 2019 10:03
4 Keuntungan Punya Anak dengan Jarak Usia yang Jauh

Reporter : Mutia Nugraheni

Tak perlu ragu jika ingin memberikan adik, pada si kakak meski usianya cukup jauh.

Dream - Banyak hal yang jadi pertimbangan ketika orangtua memutuskan untuk memiliki buah hati dengan jarak umur yang dekat atau jauh. Untuk jarak usia yang dekat misalnya, bisa jadi pertimbangan usia orangtua atau ibu.

Ada juga yang lebih memilih untuk memberikan jarak usia yang cukup jauh. Bukan hanya berjarak satu tahun, tapi hingga belasan tahun. Memiliki anak dengan jarak usia yang cukup jauh sebenarnya memiliki banyak sisi positif.

Tak perlu ragu jika ingin memberikan adik, pada si kakak. Justru sisi positif ini bisa didapatkan jika usia kakak dan adik jaraknya cukup jauh. Apa saja?

2 dari 5 halaman

1. Fokus orangtua lebih baik

Perbedaan umur yang jauh, memberikan orangtua lebih banyak waktu untuk anaknya secara efektif. Tentunya perhatian pada anak yang lebih besar akan berbeda dengan anak yang kecil. Orangtua pun bisa lebih baik dalam membagi waktu dan menikmati tiap momen perkembangan anak secara imbang.

3 dari 5 halaman

2 . Waktu untuk anak terbagi dengan pas

Memberikan waktu untuk anak-anak adalah hal yang sagat penting. Terkadang, memisahkan waktu untuk buah hati secara bergilir lebih sulit dilakukan ketika mereka terpaut umur yang dekat. Apalagi, jika anak memiliki sifat menuntut.

Umur yang jauh, akan memudahkan orangtua membagi waktu. Misalnya, orangtua bermain dengan bayi ketika si sulung sekolah. Kemudian bermain dengan si sulung ketika si bayi tertidur.

4 dari 5 halaman

3. Si kakak lebih dewasa

Sebagai yang lebih tua, si kakak merasa akan memiliki andil untuk itu mengurus adik. Hal ini sedikit meringankan pekerjaan orangtua. Anak yang lebih besar bahkan bisa diminta menggendong, mengajak main dan menyuapi adiknya. Seru, bukan?

5 dari 5 halaman

4. Pengaturan Uang Lebih Terlatih

Memiliki anak, harus disertai perencanaan keuangan yang matang. Orangtua pastinya sudah terlatih saat mengurus keperluan anak pertama, terutama soal dana kesehatan, dana pendidikan dan pengeluaran lainnya.

Laporan: Keisha Ritzska Salsabila/ Sumber: Moms

Join Dream.co.id