10 Cara Melatih Anak Agar Tidak Berperilaku Agresif

Ibu Dan Anak | Selasa, 24 September 2019 14:02

Reporter : Siwi Nur Wakhidah

Terapkan hal ini saat menghadapi buah hati. Ajarkan mereka untuk mengenali emosi dan mengontrolnya.

Dream - Anak memang penuh dengan kejutan. Ada kalanya mereka tampak lucu dan menggemaskan, namun ada saatnya mereka menjadi menyebalkan, bahkan bisa membuat orang dewasa di sekitarnya menjadi kesal.

Saat-saat tersebut terjadi ketika anak mengamuk, menangis, merengek atau bahkan marah-marah. Hal tersebut sangat wajar. Tapi pada beberapa kondisi, ada anak yang melampiaskan kemarahan mereka dengan memukul orang lain, menggigit sampai melempar barang-barang di rumah.

Hal itu tentu membuat orang dewasa dan orang-orang di sekitarnya menjadi terganggu dan kesal. Tapi apa yang bisa dilakukan? Mereka hanyalah anak kecil yang sedang mencari perhatian.

Supaya anak tidak memiliki perilaku buruk tersebut, orangtua harus benar-benar mendidik anak dengan cara yang baik. Berikut Dream rangkumkan sederet cara mendidik anak agar tidak berperilaku agresif saat marah.

10 Cara Melatih Anak Agar Tidak Berperilaku Agresif
Sumber: Shutterstock
2 dari 6 halaman

Cara Mendidik Anak dengan Ajarkan Mengontrol Emosi

1. Peraturan di Rumah
Mencegah lebih baik daripada 'mengobati'. Tak hanya dalam dunia medis, hal tersebut juga berlaku dalam cara mendidik anak. Orangtua tentu sudah bisa memahami karakter anak terutama yang berusia balita. Dengan pemahaman tersebut, orangtua bisa mencegah berbagai pemicu anak marah dan berperilaku agresif.

Selain mencegah, membuat aturan di rumah juga bisa menjadi cara mendidik anak berperilaku baik. Apabila anak melanggar peraturan yang telah dibuat dan disepakati bersama, jangan ragu untuk menegur mereka.

 Cara Mendidik Anak© Shutterstock


2. Jangan Mengancam
Ketika anak berbuat salah atau tidak mau menuruti perkataan orangtua, tentu membuat kesal. Sebagai orangtua, saat menghadapi kondisi ini, harus lebih bijak dalam menegur dan menasihati.

Hal yang harus diperhatikan adalah, jangan mengancam anak terlebih dengan hal-hal yang tidak masuk akal. Hal tersebut hanya akan membuat anak menjadi ketakutan dan trauma.

3 dari 6 halaman

Cara Mendidik Anak dengan Mengalihkan Perhatian

3. Memberi Distract yang Sehat
Memberi distract atau gangguan pada anak menjadi cara ampuh untuk mencegah anak berperilaku agresif saat merajuk. Cara ini bisa dilakukan dengan mengalihkan fokus anak pada hal lain yang membuatnya senang.

Misalnya, ketika anak mulai merajuk, orangtua bisa mengalihkannya dengan mengajaknya bermain atau melihat sesuatu yang anak sukai.

 Cara Mendidik Anak© Shutterstock


4. Mengajarkan Pengendalian Diri
Khusus anak balita, mereka memiliki kemampuan pengendalian diri yang kurang, sehingga membutuhkan orangtua untuk mengendalikan. Pengendalian ini bisa berupa memberi contoh saat di rumah, atau saat bersama dengan orang lain.

Anak balita masih sangat mungkin memukul teman mereka yang mengganggu, cegah hal tersebut. Beri mereka pengertian yang baik, kalau teman tak seharusnya diperlakukan demikian.

4 dari 6 halaman

Cara Mendidik Anak dengan Menghindari Kekerasan

5. Mengajarkan Anak Agar Tidak Saling Menyakiti
Saat anak berkelahi dengan teman mereka, orang dewasa harus turun tangan. Cegah sebelum mereka saling menyakiti dan hindari untuk menyalahkan salah satu anak atau mencari tahu siapa yang memulai duluan. Hal terpenting yang harus diajarkan pada anak untuk mencegah perilaku agresif adalah dengan tidak saling menyakiti teman.

 Cara Mendidik Anak© Pixabay


6. Menghindari Perkelahian
Bagaimanapun, kekerasan dalam bentuk apa pun, tidak baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Ajari anak untuk berani mengatakan tidak daripada harus terlibat dalam perkelahian. Menyelesaikan masalah dalam diskusi dan kata jauh lebih efektif dan lebih beradab dibanding dengan kekerasan.

5 dari 6 halaman

Cara Mendidik Anak dengan Memberi Mereka Kelonggaran

7. Memuji Anak
Cara mendidik anak agar berperilaku baik dan tidak agresif selanjutnya dengan memberi pujian pada anak apabila mereka telah melakukan sesuatu yang baik. Apresiasi sangat dibutuhkan untuk membuat anak merasa diperhatikan, sehingga akan mencegah sikap mencari perhatian dengan perilaku yang agresif.

Anak yang diberi apresiasi setelah melakukan hal yang baik, akan terus termotivasi untuk berbuat hal yang lebih baik.

 Cara Mendidik Anak© Pixabay


8. Memberi Kelonggaran
Untuk anak usia kurang dari satu tahun memberi kelonggaran saat mereka melakukan kesalahan sangatlah wajar. Tapi, untuk anak berusia lebih dari satu tahun, kelonggaran saat mereka membuat kesalahan justru akan dimanfaatkan untuk mendapatkan perhatian orang lain dengan mengulangi kesalahan yang telah mereka lakukan.

6 dari 6 halaman

Cara Mendidik Anak Agar Tidak Berperilaku Agresif untuk Orangtua

9. Memberi Contoh
Cara mendidik anak yang baik adalah dengan memberi contoh nyata. Perilaku oran tua akan ditiru anak-anak. Oleh sebab itu kendalikan emosi ketika berada di dekat anak. Apabila marah dan mampu mengendalikannya dengan baik di depan anak, maka akan membuat anak meniru apa yang dilakukan.

 Cara Mendidik Anak© Shutterstock


10. Tetap Kuat dan Sabar
Mendidik anak memang bukan tugas yang mudah. Butuh kesabaran untuk mendisiplinkan anak supaya mereka menjadi anak yang baik dan tidak berperilaku agresif. Memiliki anak adalah amanah dan tanggung jawab yang harus diemban orangtua, jadi sudah sewajarnya untuk mendidik dan membimbing mereka. (mut)


Semangat mendidik anak, Ayah Bunda!

Sumber: Healthy Children Organization

Join Dream.co.id