Haruskah Mendisiplinkan Kakak Adik dengan Cara Berbeda?

Ibu Dan Anak | Selasa, 18 Agustus 2020 11:20

Reporter : Mutia Nugraheni

Pertimbangkan semua kebutuhan emosi anak.

Dream - Tiap anak memiliki kepribadian yang berbeda. Strategi disiplin yang berhasil pada satu anak mungkin tidak bekerja baik pada anak yang lain. Seperangkat aturan dan konsekuensi yang berbeda untuk setiap anak dapat menyebabkan kekacauan dalam keluarga.

Hal ini tentunya jadi tantangan bagi orangtua yang memiliki anak lebih dari dua, harus menyesuaikan strategi disiplin demi memenuhi kebutuhan setiap anak. Perlu pendekatan yang sedikit berbeda baik pada anak yang sensitif atau dengan anak yang tak kenal takut.

" Saat memikirkan cara mendisiplinkan anak yang terbaik, pertimbangkan semua kebutuhan anak. Seorang anak yang pemalu dengan sedikit teman mungkin memiliki kebutuhan yang sangat berbeda dari anak yang aktif dan percaya diri," ujar Amy Morin, pakar pengasuhan anak, dikutip dari VeryWell.

 

Haruskah Mendisiplinkan Kakak Adik dengan Cara Berbeda?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
2 dari 4 halaman

Pendekatan Berbeda

Lalu bagaimana caranya mendisplinkan anak dengan pendekatan yang berbeda? Pertama, pelajari kemampuan anak dengan rutinitas. Ada yang bisa dengan bagan, penghargaan atau struktur yang terus berulang.

" Perhatikan juga respon anak. Ada anak yang merespons pujian dengan baik ketika diingatkan bahwa mereka tetap mengerjakan tugas, bekerja keras, dan mengikuti aturan. Yang lain mungkin membutuhkan lebih banyak konsekuensi untuk membantu mereka tetap pada jalurnya," kata Morin.

 

3 dari 4 halaman

Keterampilan Sosial dan Emosi

Perhatikan juga keterampilan sosial dan emosional anak. Perilaku negatif seringkali berakar dari kurangnya keterampilan, bukan hanya pembangkangan. Jadi penting untuk mempertimbangkan apakah kemarahan, ketidakdisplinan anak dipicu oleh ketidakmampuannya mengungkapkan perasaan atau emosi. Kemampuan anak memahami sebab akibat juga harus dilihat.

" Beberapa anak senang mengikuti aturan selama mereka memahaminya. Anak-anak ini membutuhkan penjelasan sederhana tentang alasan di balik aturan atau alasan atas konsekuensi yang diberikan," ungkap Morin.

 

4 dari 4 halaman

Mengembangkan Disiplin Diri Sendiri

Kuncinya adalah aturan disiplin yang dibuat adalah demi membantu anak mengembangkan disiplin dirinya sendiri. Hal itu sangat mereka butuhkan untuk membuat keputusan yang baik di berbagai situasi.

Setiap anak akan membutuhkan proses yang sedikit berbeda. Jadi, tunjukkan fleksibilitas dalam metode pengajaran dan pendisiplinan dan berusahalah untuk membantu setiap anak berkembang sehingga mereka dapat tumbuh menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab.

Sumber: Verywell

Join Dream.co.id