Waduh, Keluhan Seputar Gigi Ini Kerap Muncul Saat Hamil

Do It Yourself | Jumat, 18 Juni 2021 16:02

Reporter : Mutia Nugraheni

Mungkin Sahabat Dream juga mengalaminya.

Dream - Kondisi kehamilan memang membuat tubuh ibu berubah drastis. Bukan hanya peningkatan berat badan tapi juga kondisi tangan, kaki, mental bahkan gigi. Beberapa ibu hamil mengeluhkan kondisi giginya bermasalah.

Banyak yang tak tahu kalau perubahan pada tubuh saat hamil juga dapat menyebabkan sakit gigi selama masa kehamilan. Mengapa demikian? Saat sedang hamil, hormon akan mengalami fluktuasi dan ibu juga bisa merasakan efeknya di dalam mulut.

Kadar progesteron yang tinggi membuat perempuan hamil lebih rentan mengalami pertumbuhan bakteri dan pembentukan plak, sementara peningkatan hormon estrogen menyebabkan naiknya aliran darah ke gusi sehingga membuat gusi lebih sensitif dan rentan bengkak.

Ada tiga keluhan pada gigi dan gusi saat hamil yang kerap terjadi pada ibu hamil. Apa saja?

1. Gusi berdarah
Saat hamil di usia kandungan minggu ke-14 hingga ke-30, ada kemungkinan terjadinya gusi berdarah saat menyikat gigi karena kadar hormon estrogen, estradiol, dan progesteron dapat menyebabkan radang gusi. Plak pada gigi yang tidak dibersihkan sebelum hamil juga akan meningkatkan sensitivitas rongga mulut dalam mengembangkan bakteri sehingga bisa menyebabkan perdarahan dan menginfeksi gusi.

 

Waduh, Keluhan Seputar Gigi Ini Kerap Muncul Saat Hamil
Ilustrasi
2 dari 6 halaman

Infeksi dan Berlubang

2. Infeksi gusi
Periodontitis atau infeksi gusi juga bisa terjadi selama hamil, lagi-lagi karena hormon. Jika tidak ditangani dengan tepat, infeksi gusi ini bisa merusak jaringan dan bahkan memicu perubahan struktur letak gigi karena berpengaruh pada tulang di area mulut atau rahang. Jadi sebisa mungkin jangan mengabaikan infeksi gusi selama hamil ya.

3. Gigi berlubang
Susah tidur karena perut membesar bukan tantangan satu-satunya. Ada kalanya perempuan hamil juga harus menerima fakta giginya tiba-tiba berlubang saat hamil karena hormon saat hamil mampu meningkatkan nafsu makan, terutama terhadap makanan manis. Jika tidak rajin menyikat gigi dan menjaga kebersihan gigi, gula akan sangat mudah mengikis enamel gigi dan menyebabkan pembusukan di gigi.

Sumber: Fimela

3 dari 6 halaman

Keluhan Saat Hamil yang Bisa Jadi Pertanda Bahaya

Dream - Menjalani kehamilan tanpa ada masalah atau keluhan yang berarti tentu jadi harapan setiap ibu hamil. Kehamilan bisa berjalan lancara hingga persalinan. Sayangnya, beberapa ibu kerap mengalami keluhan atau gejala yang bisa jadi pertanda bahaya.

Bisa membahayakan nyawa janin dalam kandungan atau nyawa ibu. Untuk itu sangat penting melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin setiap bulannya pada bidan atau pun dokter kandungan.

" Dokter atau bidan akan memberi tahu jika terdapat hal yang dicurigai dan mungkin akan menawarkan pemeriksaan lanjutan seperti tes darah atau semacamnya untuk mengetahui kondisi lebih detail," kata Robin Elise Weiss, PhD, MPH, seorang pakar kesehatan kandungan, dikutip dari Verywell.

Penting bagi ibu hamil untuk mencatat keluhan yang dialami. Saat pemeriksaan, sampaikan keluhan secara detail. Termasuk rasa tak nyaman, nyeri ringan, kesakitan luar biasa tau adanya pendarahan. 

4 dari 6 halaman

Perhatikan keluhan berikut

Coba tengok keluhan keluhan berikut yang bisa jadi adanya pertanda bahaya.

- Pendarahan pada vagina, bisa jadi adanya keguguran, plasenta previa, perdarahan hormonal, atau perdarahan implantasi

- Nyeri panggul atau perut, bisa jadi adanya solusio plasenta (lepasnya plasenta dari dinding rahim), preeklamsia, sindrom HELLP, kista, atau melebarnya rahim.

- Nyeri punggung yang persisten, bisa mengindikasikan terjadinya keguguran, persalinan prematur, adanya infeksi ginjal/kandung kemih, kista, atau nyeri kehamilan normal

- Keluarnya cairan dari vagina, bisa jadi adanya persalinan prematur, ketuban pecah dini, keguguran, solusio plasenta, atau kandung kemih yang bocor

- Pembengkakan pada tangan atau wajah. Kondisi ini bisa disebabkan preeklamsia atau naiknya tekanan darah secara signifikan saat hamil.

- Sakit kepala parah dan penglihatan kabur. Hal ini bisa karena preeklamsia, eklampsia atau disebabkan oleh perubahan hormonal atau stres

" Ingatlah bahwa meskipun mungkin ada penyebab lain untuk gejala, ibu tidak boleh mengabaikannya. Mungkin ada perbedaan samar antara masalah kecil dan komplikasi besar dalam kehamilan. Selalu konsultasikan dengan dokter," ujar Weiss.

Saat berkonsultasi, pastikan memberi informasi yang cukup terkait kondisi kehamilan, termasuk keluhanyang dirasakan. Hal ini akan sangat berdampak keakuratan analisis. Bila terdapat masalah pada kehamilan bisa ditangani lebih cepat.

 

5 dari 6 halaman

3 Rasa Nyeri yang Muncul Saat Kehamilan Makin Besar

Dream - Bagi ibu yang baru pertama kali hamil mungkin akan merasa kaget dengan perubahan tubuh secara drastis. Dalam hitungan bulan, tubuh sudah sangat jauh berbeda dari sebelumnya. Tak hanya itu, muncul juga rasa nyeri yang memicu kekhawatiran.

Bertambahnya berat badan, perubahan hormon serta kesehatan tubuh akan sangat berdampak pada apa yang dirasakan ibu. Beberapa, mengalami rasa nyeri ringan tapi juga ada yang berat. Saat hamil, jangan kaget jika tiga rasa ini muncul terutama ketika kandungan semakin besar.

Nyeri punggung bawah
Saat janin makin besar, pusat gravitasi bergeser ke depan. Hal ini membuat punggung bagian bawah lebih tegang dan sering kali menyebabkan tekanan dan kompresi pada otot-otot ini, yang menyebabkan nyeri.

Nyeri punggung bawah bisa datang dan pergi, menjadi tajam atau tumpul, atau sangat parah sampai kesulitan berjalan. Pastikan menggunakan alas kaki yang nyaman saat kehamilan makin besar dan pastikan postur tubuh selalu tegang. Menggunakan korset bisa sedikit membantu mengurangi rasa nyeri ini.

 

6 dari 6 halaman

Nyeri Panggul dan Kemaluan

Linu panggul
Bagian panggul juga akan terasa nyeri dan pegal, biasanya menjalar dari nyeri punggung. Begitu pun area bokong dan kadang sampai membuat kaki terasa nyeri. Kondisi ini kerap terjadi saat ibu hamil duduk terlalu lama atau posisi tubuh terdapat lekukan di punggung bawah. Untuk meredakannya, bisa menggunakan bola tenis diputar-putar dengan gerakan melingkar dan kompres es di area yang sakit.

Nyeri di kemaluan
Jika ibu mengalami tekanan pada vagina atau panggul, sensasi kram, atau nyeri di awal kehamilan, kemungkinan besar rahim sedang membesar. Biasanya disertai dengan rasa sakit di punggung bawah, panggul, dan di dalam paha. Mirip seperti nyeri menstruasi.

Pada trimester terakhir, rasa sakit seperti semburan kilat akan muncul, disebabkan oleh tekanan bayi yang bergerak ke jalan lahir. Untuk meredakanya, bisa tidur dengan bantal di antara kedua kaki atau menggunakan korset kehamilan.

Sumber: Parents

Join Dream.co.id