Wabah Campak Kembali Merebak, WHO Keluarkan Peringatan

Do It Yourself | Rabu, 29 Maret 2017 19:50
Wabah Campak Kembali Merebak, WHO Keluarkan Peringatan
Virus Campak

Reporter : Mutia Nugraheni

Salah satu pemicunya adalah menurunnya angka cakupan imunisasi di bawah ambang yang diperlukan.

Dream - Sudahkah si kecil divaksin campak? Jika belum, segera berikan vaksinasi campak pada buah hati. Virus campak kini sedang kembali mewabah di negara-negara Eropa. Bukan tidak mungkin virus tersebut juga mewabah di Asia termasuk Indonesia.

World Health Organization (WHO) secara resmi mengumumkan sejak awal 2017 dilaporkan terjadi lebih dari 559 kasus campak di Eropa. Angka tersebut cukup besar. Salah satu pemicunya adalah menurunnya angka cakupan imunisasi di bawah ambang yang diperlukan.

" Wabah campak akan terus terjadi di Eropa, seperti di tempat lain. Setiap negara harus mencapai tingkat imunisasi yang diperlukan untuk sepenuhnya melindungi kesehatan seluruh warganegara," kata Dr Zsuzsanna Jakab, Direktur Regional WHO untuk Eropa, seperti dikutip dari situs WHO, 28 Maret 2017.

Sebanyak dua pertiga dari 53 negara di Eropa mengalami transmisi endemik campak. Menurut data dari Regional Verification Commission for Measles and Rubella Elimination (RVC),
Dari 559 kasus campak yang muncul sejak Januari 2017, sebanyak 474 terjadi di 7 negara. Yaitu Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Rumania, Swiss dan Ukraina.

Pada Februari jumlah infeksi meningkat tajam. Hal ini diperkirakan karena cakupan imunisasi nasional campak di negara-negara tersebut kurang dari 95 persen.

“ Saya mendesak semua negara endemik untuk mengambil langkah-langkah mendesak demi menghentikan penularan campak dalam perbatasan mereka, dan semua negara yang telah mencapai ini untuk menjaga dan mempertahankan cakupan imunisasi yang tinggi," ujar Dr Jakab.

 

Join Dream.co.id