Viral Teknik Bersalin Maryam Demi Melahirkan Normal, Amankah?

Do It Yourself | Jumat, 20 September 2019 08:04

Reporter : Mutia Nugraheni

Terinspirasi dari surah Maryam

Dream - Banyak ibu hamil yang sangat ingin menjalani persalinan normal. Berbagai cara dilakukan agar persalinan lancar, tak ada komplikasi, janin dalam kondisi baik sehingga tak perlu dilakukan operasi caesar.

Ada sebuah teknik persalinan yang kini sedang jadi perbincangan dan membuat banyak orang penasaran, yaitu teknik bersalin Maryam. Teknik ini dikembangkan oleh Ustaz Haris Moedjahid dan Bidan Nuraini, salah satu pemilik klinik bersalin.

Teknik bersalin Maryam dikembangkan dan terinspirasi dari surah Maryam. Terutama pada ayat-ayat yang menggambarkan saat Maryam melahirkan putranya, Nabi Isya AS.

“ Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia (Maryam) berkata, “ Wahai, betapa (baiknya) aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan.” (QS. Maryam : 23)

Viral Teknik Bersalin Maryam Demi Melahirkan Normal, Amankah?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
2 dari 5 halaman

Gerakan Seperti Maryam

Dikutip dari Pazindonesia.com, teknik ini menjadikan rasa sakit kontraksi sebagai sebuah tanda sang buah hati akan hadir ke dunia. Yaitu dengan memaknai rasa sakit dengan kerinduan sang buah hati yang sangat ingin berjumpa dengan ibunda tercinta.

Dalam surah Maryam, tertulis Maryam bersandar pada pangkal pohon kurma. Menurut teknik Maryam, ini adalah petunjuk dari Allah agar bila rasa sakit itu hadir maka ambillah posisi duduk bersandar. Hal ini agar tulang ekor bisa masuk, sehingga rasa sakit itu bisa sedikit berkurang.

" Setelah itu goyangkan pangkal pohon kurma ke arahmu" .

3 dari 5 halaman

4 Efek yang Muncul

Menurut keterangan di situs, kata kuncinya adalah 'menggoyangkan ke arahmu', ini adalah posisi menarik pohon. Setelah penelitian dan riset yang sangat panjang yang dilakukan Prof Haris, gerakan menarik pohon ini memberi empat efek yang luar biasa bagi kemudahan persalinan.

Pertama, tulang ekor akan keluar. Lalu yang kedua tulang panggul membuka, yang ketiga otot perut dan vagina mengendor, dan yang keempat memberikan efek anastesi, sehingga sakit saat kontraksi tidak begitu terasa.

Keempat efek tersebut diklaim bisa membuat janin mencari jalan dengan mudah. Ditambah dengan dengan gravitasi, maka bayi akan lebih cepat keluar.

" Insya Allah bila gerakan ini di lakukan, berdiri dengan kaki membuka, di atas air, sambil melakukan gerakan menarik, sambil melakukan gerakan birdiri jongkok. Maka atas ijin Allah, sang buah hati akan keluar dengan mudah, tanpa sobekan, tanpa jahitan, tanpa operasi," tulis keterangan dalam situs Pazindonesia.com

4 dari 5 halaman

Penjelasan Dokter

Menanggapi viralnya teknik bersalin maryam, dr. Muhammad Yusuf SpOG (K) yang praktik di RS Mitra Kelapa Gading memberikan penjelasan. Menurutnya, teknik persalinan Maryam bisa dilakukan asalkan kondisi ibu dan janin dalam keadaan sehat.

Ia juga memaparkan persalinan maryam merupakan persalinan normal yang harus memenuhi beberapa syarat. Antara lain tidak ada riwayat operasi caesar dan operasi rahim sebelumnya, tidak ada kelainan bentuk panggul dan berat bayi kurang dari 4000 gram.

" Apabila seorang calon ibu ingin menjalani proses persalinan maryam dengan memenuhi persayaratan di atas maka dapat dikatakan persalinan tersebut aman," ungkap dr. Yusuf.

5 dari 5 halaman

Fasilitas Kesehatan yang Lengkap

Dokter Yusuf juga mengingatkan kalau proses persalinan sangat dinamis. Bisa saja terjadi hal-hal yang tak diinginkan sehingga lebih baik persalinan dilakukan di tempat yang memiliki fasilitas kesehatan memadai atau rumah sakit.

" Setiap persalinan selalu dianggap berisiko sampai rangkaian persalinan tersebut selesai," pesan dr. Yusuf.

 

Join Dream.co.id