Testis Si Kecil Tak Turun Bisa Jadi Tanda Kriptorkidisme

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  9 Februari 2021 10:04

Jangan tunda untuk melakukan pemeriksaan.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Kesehatan organ intim anak seringkali luput dari perhatian. Pada bayi laki-laki, salah satu yang penting diwaspadai adalah kondisi kriptorkidisme, yaitu saat testis tidak turun ke skrotum (kantong buah zakar).

Dikutip dari KlikDokter, kondisi ini bisa terjadi pada satu atau kedua testis. Pada umumnya, kriptorkidisme tidak menyebabkan rasa nyeri, tapi bisa mengganggu kesehatan penderitanya, termasuk masalah infertilitas dan kanker testis.

Dalam kondisi normal, testis akan dibentuk dan berkembang di dalam rahim dan terjadi pada dua fase. Tahap pertama ketika di awal kehamilan, di mana testis akan terbentuk di rongga perut yang dipengaruhi oleh hormon androgen.

Fase kedua dimulai lagi pada usia kandungan 7 bulan. Pada tahap tersebut, testis yang sudah terbentuk akan turun secara bertahap dari rongga perut menuju ke selangkangan skrotum.

Nah, bayi yang memiliki masalah kriptorkidisme rentan mengalami gangguan pada fase kedua ini. Artinya, testis yang tadinya sudah terbentuk dengan sempurna akan mengalami keterlambatan penurunan. Jadi, testis tidak turun dengan normal, tapi tetap berada di saluran inguinal, yakni jalan dari rongga perut menuju skrotum.

“ Seorang anak yang memiliki Kriptorkidisme, testisnya tidak akan teraba di skrotum saat lahir. Penyakit yang satu ini juga bisa diketahui dari hasil pemeriksaan fisik oleh dokter,” kata dr. Sepriani.

 

 

Selanjutnya : Penyebab Kriptorkidisme
Puasa Pertama Atta Bareng Aurel: Baju Baru Plus Disuapi
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Nagita Positif hamil Anak Kedua
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :