TeleCTG, Inovasi Praktis Alat Pemantau Janin Karya Anak Bangsa

Pemeriksaan Cardiotocograph (CTG).
DO IT YOURSELF  |  17 Desember 2019 08:02

Bisa jadi solusi efisien untuk tenaga medis yang memeriksa ibu hamil di kota terpencil.

Reporter : Annisa Mutiara Asharini

Dream - Pemeriksaan kandungan sangat penting dilakukan demi mencegah kematian ibu dan bayi. Menjelang proses persalinan, dokter kandungan biasanya menyarankan ibu hamil untuk melakukan Cardiotocograph (CTG).

Berbeda dengan USG yang memberi gambaran visual dari janin, CTG menjabarkan secara detail gerakan janin, detak dan irama jantung, kontraksi uterus, kondisi plasenta serta faktor risiko ibu hamil.

Sayangnya tidak semua ibu hamil memiliki akses ke alat ini, terutama di daerah tertinggal. CTG biasanya berukuran besar dan mahal. Selain itu, jumlah dokter kandungan di daerah tertinggal saat ini masih terbatas.

" Jumlah bidan di daerah tertinggal rata-rata hanya 248 orang per kabupaten, dengan dokter 32 orang. Padahal menurut WHO, idealnya 1 dokter hanya menangani 2500 pasien. Tapi di daerah tertinggal bisa sampai 7000 pasien per dokter," ujar Samsul Widodo, Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) di Jakarta, Senin 16 Desember 2019.

 

 

Selanjutnya : Inovasi CTG yang Lebih Praktis
Cerita dan Music Bersama Ify Alyssa | Online Dream Camp 2020
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Melihat Kelanjutan Nasib Konser Tunggal Ayu Ting Ting
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :