Sering Tak Disadari, Penyebab Berat Badan Si Kecil Tak Kunjung Naik

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  10 September 2020 12:02

Anak dengan berat badan yang rendah cenderung akan lebih mudah terpapar penyakit

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Berat badan anak di bawah lima tahun (balita) harus selalu dipantau. Penambahannya harus stabil dan mengikuti grafik pertumbuhan minimal. Hal ini karena bertambahnya berat badan jadi indikator penting dalam

Anak dengan berat badan yang rendah cenderung akan lebih mudah terpapar penyakit tertentu. Orangtua perlu mewaspadai bila berat badan anak tidak naik secara teratur dalam kurun waktu tiga bulan.

Ada banyak faktor yang menyebabkan berat badan si kecil tak kunjung bertambah. Apa saja?

Kurangnya asupan kalori dalam tubuh
Persentase 90% merupakan angka cukup tinggi dari beberapa kasus kurangnya asupan gizi dan kalori pada tubuh anak yang menjadi penyebab utama kenaikan berat badan yang tidak signifikan. Seorang anak yang tidak tertarik makan dengan berbagai alasan, akan menghambat anjuran gizi dan makanan sehat yang seharusnya dikonsumsi.

Terlalu sensitif atau ada masalah neurologis
Penyebab lain berat badan anak tidak naik secara stabil bisa karena anak terlalu sensitif terhadap makanan dan sangat pemilih. Hal ini juga bisa memicu timbulnya masalah neurologis yang perlu diperiksakan secara medis. Masalah neurologis yang dimaksud bisa berkaitan dengan kondisi cerebral palsy atau kelainan celah langit-langit.

Terdapat masalah reflux
Kondisi reflux juga bisa menjadi penyebab berat badan anak tidak naik. Kondisi ini akan membuat lambungnya lebih susah menerima makanan karena terlalu sering muntah disebabkan asam lambung yang cepat naik ke kerongkongan. Reflux membuat tonus otot melemah dan bisa memicu gangguan lainnya.

Penjelasan selengkapnya baca di Bondanita.

Selanjutnya : 6 Penyebab Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah
Panduan Pemeriksaan Kehamilan di Masa Pandemi COVID-19
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Cara Mudah Agar Tetap Kreatif di Masa Pandemi Covid-19
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :