Sering Salah Dipahami, Ini Bukan Pertanda ASI Kurang

Ibu menyusui (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  30 Maret 2019 10:21

Jangan langsung 'menghakimi' diri sendiri tak bisa mencukupi kebutuhan ASI si kecil.

Reporter :

Dream - Salah satu hal yang paling ditakuti ibu menyusui adalah hasil pompa asi sedikit. Hal ini seperti 'vonis' kalau si kecil akan kekurangan ASI. Padahal faktanya tak demikian.

Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) membuat daftar hal-hal yang sering disalah pahami sebagai pertanda ASI kurang atau sedikit. Bagi Sahabat Dream yang sedang menyusui, jangan langsung menyimpulkan kalau ASI kurang jika mengalami hal-hal berikut.

1. Ukuran payudara kecil
Ukuran tak berpengaruh sama sekali pada produksi ASI. Hormon lah yang bekerja paling utama dalam hal kebutuhan ASI bagi bayi: apapun ukuran payudara ibu dapat menghasilkan ASI sesuai kebutuhan bayi.

2. Kencang lembeknya payudara
Payudara kencang justru tanda ASI lambat dikeluarka. Sementara jika kondisi payudara kempes, berarti karena ASI lancar disusukan ke bayi

3. Lambatnya aliran ASI atau Let Down Reflex (LDR)
LDR juga tidak menandakan ASI sedikit. LDR biasanya sering tidak dirasakan ketika bayi semakin besar. Produksi ASI dipengaruhi hormon prolaktin, kuncinya di proses “ pengosongan” payudara. Sementara aliran ASI dikendalikan hormon oksitosin yang dipengaruhi oleh rasa percaya diri ibu, senak atau tidaknya ibu dan hal-hal psikologis lainnya spt stres dan lelah. Bisa saja produksi ASI cukup tapi alirannya lambat.

4. Hasil perahan sedikit
Banyak ibu merasa produksi ASI sedikit karena ketika puting dipencet ASI tidak keluar atau saat diperah, jumlahnya sedikit. Padahal hasil perahan tergantung pada disiplin memerah.

Bagi ibu bekerja, saat tidak bersama bayi, pastikan memerah dengan jadwal yg sama. Hindari juga penggunaan dot sebagai media pemberian ASIP. Bagi ibu yang tidak bekerja, tidak perlu memerah rutin. Susui bayi sekehendaknya saja karena isapan bayilah yang paling efektif menjaga produksi ASI.

Sumber: AIMI

BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Suasana saat Gunung Tangkuban Perahu Meletus
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :